Huku- Masyarakat Seram Bagian Barat terkhususnya di wilayah pegunungan mulai mempertanyakan kehadiran Negara dalam mensejahterakan masyarakatnya. Pasalnya, sudah 75 tahun Indonesia merdeka dan sejak berdirinya Kabupaten Seram Bagian Barat yang kurang lebih mencapai 10 tahun ini, namun empat Desa yang ada di Kabupaten SBB di daerah pegunungan masih terkebelakang dan tidak ada perhatian.

Hal ini Nampak pada kali Wae Nui yang mana mengalir deras dan sulit untuk di lewati, sungai tersebut mengalir deras akibat turun hujan lebat. Kali Wae Nui merupakan satu – satunya jalan penghubung dari 3 Desa di pegunungan diantaranya Desa Huku, Desa Abio, dan Desa Ahiolo. Ketiga desa ini hanya bisa melewati sungai tersebut dan satu – satunya jalur penghubung Sumit pasinaro ke 3 Desa di pegunungan itu juga hanya melewati sungai tersebut dan tidak ada jalan lain.

Bukan saja kebutuhan ke 4 Desa tersebut namun kebutuhan Kabupaten juga ada di ke 4 Desa tersebut karena di sana selain adanya Pendidikan ada juga Medis dan Pemerintah Desa sehingga pelayanan ke tiga unsur ini berhubungan dan bersentuhan lansung dengan Pemda Kabupaten SBB.

Namun sangat di sayangkan Masyarakat ke 4 Desa tersebut merasa cape setiap saat berteriak dan bersuara dari mulut ke mulut bahkan sampai ke tingkat Medsos dan Youtuber, namun tidak ada yang menghiraukan dengan suara hati Rakyat.

Pemerintah Kabupaten hanya berdiam dan seakan – akan enganggap ke 4 Desa tersebut anak tiri yang hanya di butuhkan dari 3 unsur tadi, padahal wajiblah adanya perhatian Pemerintah Kabupaten karena adanya pelayanan di ke 4 Desa tersebut.

Rakit adalah salah satu alat transportasi sebagai solusi terbaik bagi ke 4 Desa tersebut guna bisa beraktifitas dalam semua kebutuhan.

Menurut salah satu warga Desa Ahiolo Eyang  yang di temui mengatakan kami berharap Pemerintah Kabupaten SBB dalam Hal ini Bupati SBB agar bisa melihat kondisi kita Masyarakat 4 Desa di sini.

“Kami sangat membutuhkan penghubung seperti jembatan sebagai sarana transportasi atau penghubung antara ke 4 Desa tersebut, karena Warga Masyarakat ke 4 Desa tersebut memiliki kebutuhan yang sama dengan Pemerintah Kabupaten SBB, Kami juga berharap pada Gubernur Maluku jika bisa merubah sungai Wae Nui menjadi aset Wisata Arum Jeram dan kami berharap Gubernur bisa memanfaatkannya sebaiknya menjadi aset wisata Arum Jeram maka akan brimplikasi pada sektor pendapatan asli tetap daerah dan hal ini akan membuka lajunya infestasi di maluku dan di Kab.SBB” Curhat Eyang

LEAVE A REPLY