Hujan deras yang terus mengguyur Maluku termasuk wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat beberapa hari ini, mengakibatkan beberapa ruas jalan dan jembatan di Bumi Saka Mese Nusa rusak dan mengakibatkan terputusnya jalur darat dari wilatah Kabupaten Seram Bagian Barat menuju Kabupaten Maluku Tengah dan sebaliknya.

Jalan amblas dan telah dipasang police line

    Jembatan Wainari yang terlihat miring

Jalan dan jembatan yang rusak diantaranya jalan Tala – Wainari (Desa Tala – Wasia Sanahu) rusak dan amblas. Posisi jembatan pun menjadi miring akibat derasnya arus air yang mengalir di bawahnya sehingga mengakibatkan ketakutan pengguna jalan untuk melewatinya. Hal ini telah dilaporkan dan dikoordinasikan BPTD Wilayah XXIII Provinsi Maluku dan untuk selanjutnya ditindaklanjuti koordinasi dengan BPJN guna penanganan lebih lanjut.

“Hari ini sesuai koordinasi kepala BPTD Wilayah XXIII Provinsi Maluku dengan BPJN, tim BPJN sudah bergerak menuju titik lokasi. Mudah – mudahan tidak hujan lagi sehingga tidak menghambat penyelesaian” jelas Kadis Perhubungan Kab SBB, Peking Calling.

Sementara itu, Camat Taniwel Drs Husen Luhulima, juga menjelaskan hal serupa yang terjadi di wilayah Taniwel – Taniwel Timur. Jembatan Wae Kaputi yang menjadi penghubung dari dan ke desa Hulung Kasieh serta kecamatan Taniwel Timur juga  jika tidak ditangani secara cepat dan hujan terus mengguyur, dikhawatirkan dapat mengakibatkan terputusnya jalur transportasi darat dari Taniwel ke Taniwel Timur maupun ke Desa Saka Kabupaten Maluku Tengah. Kondisi ini pun telah dilaporkan Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Barat kepada BPTD Wilayah XXIII Provinsi Maluku untuk dikoordinasikan lebih lanjut dengan BPJN.

Jembatan Wae Kaputi

Diharapkan kepada semua masyarakat pengguna jalur darat, untuk selalu mengupdate informasi dan situasi yang terjadi, serta lebih berhati – hati dalam melakukan perjalanan sehingga tidak mengakibatkan hal – hal yang tidak diinginkan.

LEAVE A REPLY