Lumoli: Kapolres SBB AKBP Bayu Tarida Butar Butar S. IK dan Ketua Bhayangkari cabang Seram Barat Ny. Chichi Butar Butar mengikuti ibadah minggu adventus II bersama jemaat GPM Lumoli di gedung Gereja Kainait Lumoli.

Turut hadir pula, Kabag Sumda Kompol Djessy Batara S. Sos, Kabag Ren AKP Z. Wakanno, Kasat Intelkam IPTU Missen H Ngongobili, Kasat Serse IPTU Piter Matehelemual SH, MH, Kapolsek Piru IPTU J. A. Bolohroy, Kasi Propam Ipda H Nikijuluw, Ketua jemaat GPM Translok Pdt. S. Talita S. Th, Camat Seram Barat R. Salenussa, SPA, Kepala seksi Bimas Kristen Kantor agama Kab SBB G. B. Sitania S. Pd, Pimpinan jemaat GPM Lumoli Ekmon. F. Rumahlatu S. Si, Penjabat Desa Lumoli Sopia Makaluy , Kadus Translok M. Kiriweno, Jemaat GPM Yabok Dusun Translok dan jemaat Kanait Desa Lumoli yang berjumlah 200 orang, yang dimpimpin  oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Translok Pdt.S. Taluta.S.Th dengan bacaan Alkitab yang terdapat pada Matius 5 : 23, 26.

Kapolres SBB AKBP. Bayu Tarida Butar Butar dalam arahannya Kamtibmasnya usai Ibadah mengatakan Kedatangan saya di Gereja Jemaat Lumoli sudah yang kedua kalinya semoga masyarakat tidak menjadi bosan atas kedatangan kami.

“Agar masyarakat tetap menjaga Protokol kesehatan dalam melaksanakan aktifitas diluar rumah sehingga dapat memutuskan penyebaran Covid -19. Pasalnya” Saya meyakini warga jemaat beribadah saat ini telah membuang rasa dengki, rasa dendam dan akan menjadi agen perdamaian dimanapun berada baik di Dusun Translok maupun di Desa Lumoli. Pada saat ini proses hukum terhadap kasus kemarin masih berjalan sehingga kami minta kepada tokoh – tokoh Desa Lumoli dan Dusun Translok agar di dukung sehingga proses hukum dapat berjalan dengan baik”. Jelas Kapolres

Katanya pula, Kami dari pihak Kepolisian mendapatkan semangat dan spirit dari para tokoh sentral Desa Lumoli maupun Translok dalam membantu proses perdamaiaan, yang mana pada tanggal 26 November 2020 telah dilaksanakan kegiatan Coffe Morning yang dihadiri oleh para tokoh sentral Desa Lumoli dan Dusun Translok.

 

Harapan pihak Kepolisian agar para tokoh yang menjadi perwakilan perdamaian dapat mencantumkan poin – poin kesepakatan antara Desa Lumoli dan Dusun Translok, sehingga dapat menjadi acuan untuk tidak terjadi lagi peristiwa serupa dikemudian hari. Jika dicermati bersama, bahwa peristiwa yang terjadi tanggal 12 Oktober 2020 dipicu penggunaan knalpot racing pada kendaraan bermotor dan pengaruh minuman keras.

“ Peran Polri untuk meningkatkan patroli guna menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat tidak kalah pentingnya peran para orang tua menjadi contoh dan teladan dalam mendidik dan mengarahkan anak dalam lingkup keluarga untuk melakukan hal tindakan/hal yang positif dengan tidak mengkonsumsi miras karena dapat terjadi hal yang tidak diinginkan”, ungkapnya.

Untuk itu, Pihak Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri, dibutuhkan sinergitas dan topangan doa dari para Tokoh Agama, sehingga semua langkah / tindakan rekonsiliasi dapat berjalan dengan baik. Proses penegakan hukum sedang berjalan, untuk itu dihimbau kepada masyarakat untuk menghormati penegakan hukum, karena kita semua berada dalam negara hukum. Kapolres pun menyampaikan Ucapan terima kasih pihak Kepolisian kepada Pemuda Dusun Translok atas dukungannya dalam memberikann informasi – informasi sehingga para pelaku dapat diamankam serta penanagan kasus dapat ditangani dengan baik.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, maka pihak Kepolisian akan meningkatkan kegiatan Patroli oleh personil Sabhara Polres SBB dan personil Polsek Piru serta peran Bhabinkamtibmas Desa Lumoli dan Dusun Translok mengotimalkan kegiatan sambang guna menyerap informasi provokasi yang berkembang di kalangan masyarakat. Dapat saya informasikan bahwa sesuai dengan masukan tokoh pemuda Translok pada tanggal 26 November 2020 dalam kegiatan Coffe Morning, dalam waktu dekat akan dipasang lampu penerangan di beberapa titik dalam Dusun Translok guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Desa Lumoli pada saat melintasi Dusun.

LEAVE A REPLY