Neniari: Tempat sampah yang dianggap jorok, bau busuk dan kotor mampu diubah oleh jemaat GPM Neniari menjadi taman yang indah dan penuh kreatifitas dalam lomba taman natal antar sektor yang dilaksanakan oleh Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi Jemaat GPM Neniari. Sektor yang mengikuti perlombaan ini berjumlah 6 sektor.

Menurut Ketua Majelis Jemaat GPM Neniari Pdt. E. Matulessy/N.S.Si kepada media mengatakan latar belakang dari lomba ini adalah bagaimana jemaat dapat merubah lingkungan persampahan, lingkungan kumuh disekitar unit menjadi taman natal yang indah, sejuk dan menarik perhatian batin yang damai dengan lingkungan alam ciptaan Tuhan, membangkitkan ide cemerlang dalam mengubah lingkungan kumuh, kotor dan tidak sehat menjadi lingkungan sehat, bersih dan asri penuh kedamaian di masa pandemic covid-19, serta jemaat dapat berupaya menciptakan iklim lingkungan kehidupan umat yang aman, damai bersahaja dalam mewujudkan imunitas tubuh pada persekutuan yang aman dan hidup bersama covid-19.

“Mengacu pada pemikiran tersebut Panitia HBG Jemaat GPM Neniari Periode 2020-2025, mengusulkan kepada majelis jemaat, badan pengurus wapel, badan pengurus coordinator unit, pengasuh SMTPI untuk terlibat dalam lomba memeriahkan HUT Gedung Gereja Bethel Jemaat GPM Neniari yang ke 5 Tahun dengan melaksanakan kegiatan yang bertemakan Mencintai Alam dan Lingkunga,” Jelas Matulessy.

Terkait dengan tema tersebut maka HBG jemaat GPM Neniari melaksanakan beberapa lomba dan peduli lingkungan sebagai wujud menghadirkan damai Natal bagi lingkungan alam sesame dengan tujuan agar dapat mendorong semangat kehidupan baru atau kebiasaan baru yang peduli dengan lingkungan disekitar kita, yang menghadirkan damai sejahtera Allah di bumi, mengubah lingkungan yang kumuh dan kotor atau persampahan menjadi taman natal yang indah dan damai, membangkitkan semangat beribadah, yang peduli dengan lingkungan dalam tunuttan dan perlindungan Roh Kudus, berbagai kasih dengan sesame adalah bagian dari kehidupan dan kepedulian pada lingkungan alam dan sesame serta mewujudkan ide cemerlang yang kreatif dan inovatif bagi anak SMTPI yang peduli pada lingkunga.

Sementara itu, Ketua Panitia HBG Jemaat GPM Neniari Drs. Jems Riklof Kapuate, M.Si juga menjelaskan ada beberapa jenis kegiatan mata lomba yang telah disepakati bersama oleh panitia, majelis jemaat dan seluruh wadah pelayan organisasi dan badan pengurus koordinator unit diantaranya lomba taman natal, lomba kreatifitas anak SMTPI dalam membuat ucapan selamat natal dan hiasan buah natal dari sampah, hidup peduli dan berbagi kasih dengan sesama, serta makan patita dalam tatanan Covid-19.

“untuk keriteria penilaian lomba taman natal sendiri nilai tertinggi adalah dapat mengubah lingkungan tempat sampah/lingkungan kotor dan kumur menjadi taman natal yang indah, semua kegiatan lomba harus berjiwa kreatif, inovatif dan replikasi serta semangat merubah lingkungan, semua mata lomba mencerminkan tema kegiatan dan untuk itu lomba taman natal ini nilai tertinggi adalah pilihan areal/lokasi yang dirubah (60%), kerja sama dan kolaborasi (30%), indah dan menarik (10%) ” ucap Kapuate.

untuk diketahui, pembuatan taman natal ini tidak menggunakan bahan yang dapat dibeli di toko melainkan menggunakan bahan alami yang disediakan oleh alam dan bahan sampah yang berada di lokasi taman.

LEAVE A REPLY