Jembatan darurat yang berada di desa ariate kecamatan Huamual kabupaten seram bagian barat (SBB) Ambruk membuat Arus Mudik dari arah Piru menuju Kecamatan Huamual maupun sebaliknya tergangguh.

Ruas jalan dan jembatan tersebut Status milik Pemerintah Provinsi Maluku untuk itu ketua DPRD sementara kabupaten seram bagian barat (SBB)
Abd.Rasid lisaholit mengharapkan gubernur maluku Murad Ismail untuk segera dapat mengerjakan ruas jalan dan jembatan tersebut.
Hal ini di sampaikan oleh Ketua DPRD sementara kepada Media ini di Kantor DPRD SBB kota piru.kamis 24/10/2019.
” itu jalan dan jembatan statusnya milik Pemerintah Provinsi , jadi kami harapkan pemerintah provinsi dalam hal ini pak gubernur maluku segera melihat jalan dan jembatan itu, Masyarakat kami sangat Kesulitan untuk melintas ke piru atau sebaliknya.” Ujar ketua DPRD SBB.

Aktivitas masyarakat tersendat akibat jembatan ambruk.

Lanjut Lisaholit yang merupakan anggota DPRD SBB sementara dapil Huamual itu mengatakan selama ini masyarakat Huamual sangat mengharapakan ada keadilan dari pemerintah provinsi untuk melihat Sejumlah Ruas jalan dan jembatan milik Provinsi di kabupaten SBB yang suda rusak cukup lama namum tidak ada perbaikannya, hingga masyarakat menjadi korban saat melintas .

” ruas jalan dan jembatan Milik pemerintah Provinsi Maluku Di SBB sudah rusak cukup lama namum belum ada perbaikan, masyarakat huamual juga butuh keadilan dalam kepemimpinan bapak gubernur Murad Ismail ” ujar Lisaholit.

Kondisi jembatan rusak.

Terpisah di sampaikan oleh Kepala Dinas PU kabupaten SBB Thomas Watimena kepada media ini lewat telepon Selurnya kamis 24/10/2019 mengatakan Saat ini pihaknya sudah turun ke lokasi jembatan ambruk desa Ariate untuk mengerjakannya secara darurat, karena Pemerintah Kabupaten SBB tidak bisa mengerjakan secara permanen di sebabkan Ruas jalan tersebut Milik Provinsi.

“saya telah arahakan Staf saya untuk turun ke lokasi dan kerjakan secara darurat untuk membantu Aktifitas Masyarakat yang melintas, Karena itu status kewenangan Provinsi Maluku.” Sebut watimena.

LEAVE A REPLY