Piru-Kepala Biro Sarana dan Prasarana Polda Maluku, Kombes Pol. Drs, I, Gusti Ketut Sudarsana melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah susun (Rusun) yang di khususkan bagi anggota brimob di lokasi Markas Komando Kompi 2 Yon B Pelopor Kabupaten Seram Bagian Barat di Desa Neniari.

Turut hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama tersebut, Komandan  Kompi 2 Den B Pelopor Seram Bagian Barat, Iptu, Supriyadi Wawo,S.sos, Wakil Dangki  Iptu. Arthur Usman, Anggota Sarpas Polda Maluku, Bripka Petrus Makapuang, Bribka Jemy Souisa, Brigpol Alvin Talaperuw, Penjabat Desa Neniari M, Tanikwelle, Ketua Majelis Jemaat GPM Neniari Pdt. Isye Matulessy,S.Si, Imam Mesjid Piru serta sejumlah Anggota Brimob Kompi 2 Den B Pelopor Seram Bagian Barat.

Kepala Biro Sarana dan Prasarana Polda Maluku, Kombes Pol. Drs, I, Gusti Ketut Sudarsana dalam sambutannya mengharapkan agar dalam pelaksanaan proyek pembangunan rumah susun Mako Brimob kompi 2 Yonif B Pelopor Kabupaten SBB ini bisa berjalan dengan baik lancar tanpa ada kendala. Dirinya juga berpesan kepada rekan-rekan Anggota yang nanti tentunya akan menempati mako ini,  tolong sama-sama saling menjaga, artinya saling bantu membantu sehingga pelaksanaan selama 150 hari bisa terselesaikan dengan baik tanpa adanya suatu hambatan sehingga rekan-rekan yang akan menempati bisa segera untuk menempati, demikian juga pak Danki saya perintahkan tolong diundang Ibu pendeta, Bapak Imam untuk sama-sama berdoa, Insya Allah sekalipun situasi iklim kita sedang ekstrim dan sering terjadi hujan mudah-mudahan berkat doa bersama maka hujan ataupun semuanya bisa dapat dialihkan.

Sementara komandan Kompi 2 Den B Pelopor SBB, IPTU. Supriyadi Wawo, S.Sos mengatakan “bangunan ini diharapkan cepat selesai supaya dapat segera digunakan. Saya sampaikan banyak terima kasih karena ini doa kita sejak kita tinggal di sini, supaya kita dapat Rusun, dan hari ini doa kita dikabulkan ini bisa menjawab tantangan yang menjadi bagian daripada tugas karena salah satu kendala adalah kecepatan dalam bergerak karena tempat tinggal kita jauh dan terpisah di luar Mako ini.”tutur Supriyadi

Menurut Direktur PT. Mina Fajar Abadi  Michael Henry Ong saat ditemui mengatakan pembangunan rusun ini sesuai dengan Surat kontrak nomor SP-Konst/02/lV/2018/ROSARPRAS, dengan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2018.  Selaku kontraktor pelaksana pekerjaan proyek Henry omptimis pembangunan rusun akan dikerjakan dan rampung 100% sesuai waktu pelaksanan 150 hari kalender.

LEAVE A REPLY