Piru: Kabupaten Seram Bagian Barat dinyatakan bebas Covid-19 dan masuk dalam kategori zona hijau.
Hal ini diungkapkan juru bicara Tim Gugus Tugas SBB Hendry Mandoku dalam siaran pers yang diterima di Ambon. Senin (31/8/2020).
Mandaku menjelaskan, menyangkut dengan perkembangan terkini pasca penanganan Covid-l9 di SBB berdasarkan Surat Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Nomor. 443.33/3436.a/Dinkes tertanggal 22 Agustus 2020.
Dalam perihal penyampaian hasil Lab. Covid-l9 atas 7 sample dari Kabupaten SBB yang terdiri atas 3 pasien terkonfirmasi positif dan 4 pasien reaktif melalui rapid test semuanya dinyatakan negatif Covid-19.
Dengan demikian, ungkap Mandaku, sejak awal pandemi Covid-l9 hingga saat ini jumlah pasien terkonfimasi positif sebanyak 13 orang.
“Dari 13 orang itu, jumlah pasien sembuh sebanyak 11 orang dan 2 orang meninggal dunia,” ucapnya.
Dijelaskan, untuk pasien yang terkonfirmasi positif tersebut adalah pelaku perjalanan dari luar Kabupaten Seram Bagian Barat.
“Maka dengan saat ini Kabupaten SBB dinyatakan bebas Covid-l9 dan masuk zona hijau,” katanya.
Dikatakan dengan kerja keras pemerintah daerah melalui Ketua Tim Gugus SBB Bupati Moh. Yasin Payapo bersama Forkopimda dan dukungan seluruh masyarakat menaati protokol kesehatan serta pengawasan di pintu-pintu masuk SBB, sehingga pencegahan Covid di SBB dapat diatasi serta berjalan dengan baik agar masyarakat bebas dari Virus Corona ini.
Atas kerja keras pemerintah daerah bersama Forkopimda ini, lanjut Mandaku, penanganan dan pencegahan Covid-19 melalui protokol kesehatan ini dapat dapat dipertahankan sehingga SBB selalu masuk dalam Zona Hijau.
“Untuk itu selaku pemerintah daerah kami berharap masyarakat ikut berperan dalam menjaga kesehatan pribadi maupun orang banyak dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang dianjurkan oleh pemerintah agar SBB selalu di Zona Hijau,” katanya
Ditambahkan, dengan adanya SBB bebas dari Covid-19, tetapi masyarakat diperlukan kesadaran untuk mengatasi penyebaran wabah COVID-19 ini.
“Disamping itu, kita juga wajib terus bergotong royong menjaga protokol kesehatan, terus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY