Piru – Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Seram Bagian Barat, yang diadakan di Aula Kantor Desa Waimital Kecamatan Kairatu. Kegiatan tersebut di hadiri Kepala Dinas Perikanan Kab. Seram Bagian Barat Ir. Dantje Selanno sekaligus membuka kegiatan tersebut. Kamis (28/09)

Dalam membuka kegiatan, Beliau berharapkan para peserta dapat menggunakan kesempatan mengikuti pelatihan ini dengan  sebaik- baiknya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya agar dapat memperoleh hasil yang optimal.  Beliau juga berharap kiranya setelah selesai mengikuti kegiatan ini para peserta dapat menularkan ilmunya kepada teman di kelompoknya, tetangga dan orang lain. Kiranya pada masa mendatang Kabupaten Seram Bagian Barat sudah bisa menghasilkan ikan air tawar yang dapat meningkatkan pendapatan para pembudidaya.   Oleh karena itu sebagaimana tujuan pelatihan ini untuk menghasilkan tenaga pembudidaya yang mandiri dan profesional baik dalam segi pengetahuan maupun keterampilan sehingga mampu meningkatkan produksi budidaya perikanan, maka sangat diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti dengan serius dan tekun  setiap materi yang disampaikan sehingga para peserta dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat khususnya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pelatihan ini materi yang diberikan adalah Budidaya Ikan Nila, menurut Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Seram Bagian Barat Demianus Puttileihalat, S.Pi.,M.Si selaku Narasumber, mengatakan Budidaya Ikan Nila tergolong tidak sulit karena mudah berkembang biak dan mempunyai kemampuan beradaptasi yang baik, pertumbuhan relatif cepat tahan dan terhadap penyakit dan lebih penting dagingnya gurih dengan kandungan protein.

Kegiatan pelatihan ini sangatlah penting mengingat tidak hanya kebutuhan ikan air laut yang sedang digemari oleh para pecinta olahan ikan, ikan air tawar pun lezat apabila dijadikan sebagai kebutuhan makan dan bisa meningkat kebutuhannya pula apabila musim ombak besar sehingga ikan air laut susah dicari.

Peserta juga diberikan materi teknis Budidaya Ikan Nila, tentang bagaimana mengolah dasar kolam (mengeringkan dan memupuk), membuat sarana  budidaya diantaranya alat bantu pemberian pakan.  Penanganan benih meliputi teknik menghitung dan menyeleksi benih yang baik, mengangkut dan menebar benih serta menghitung padat penebaran. Dalam materi pemeliharaan, peserta diajarkan cara membuat pakan buatan bentuk pellet, cara pemberian pakan, menghitung pertumbuhan serta penanganan hama dan penyakit ikan.
Sebelum di Kecamatan kairatu kegiatan yang sama juga diadakan di 3 kecamatan yaitu kecamatan Seram Barat, Inamosol dan Taniwel. Keempat kecamatan tersebut di anggap berpotensi sebagai sentral budidaya ikan air tawar di kabupaten Seram Bagian Barat. Bagi masyarakat kegiatan seperti ini adalah baru pertama kalinya dilaksanakan di daerahnya, untuk itu mereka memberikan apresiai kepada Dinas Perikanan yang sudah melaksanakan pelatihan Budidaya Ikan air tawar ini.

LEAVE A REPLY