PIRU-Sebanyak 105 Jemaah Calon Haji dari Kabupaten Seram Bagian Barat yang tergabung di kloter 11, Embarkasi Makasar akan mengikuti  Ibadah haji pada musim haji tahun 2018/1439 Hijriah. Jumlah tersebut disampaikan Kepala Kantor kementrian Agama La Fata, S.Ag , saat dihubungi media ini, Jumat (20/7/2018).

“Kendala selama persiapan penyelenggaran Haji Tahun ini pun hampir tidak ada, selain satu Jemaah Haji yang meninggal dunia pada saat sebelum pemeriksaan kesehatan ke dua. Ini menyebabkan tidak bisa mempersiapkan ahli waris pengganti sehingga kuota tahun ini terpangkas dari jumlah seharusnya 106 Jamaah,” tuturnya.

La Fata lalu melanjutkan, Pihaknya bekerja sama dengan Pemda Kab. SBB  beserta Kepolisian daerah akan melepas Jemaah Calon Haji pada minggu 22 juli 2018 bertempat di  gedung Hatutelu, setelah sehari sebelumnya Jemaah mengikuti bimbingan manasik di Hotel Manise piru.  Sebelum berangkat Bupati SBB juga akan menjamu Jemaah calon haji serta makan malam bersama di pendopo bupati.

Selanjutnya La Fata menambahkan, dari Piru jemaah akan diberangkatkan ke ambon menuju Hotel Santika untuk kemudian ke Makassar sehari setelahnya.

Jemaah calon haji SBB dibagi 3 regu, dijadwalkan meninggalkan tanah air pada tanggal 25 Juli 2018 dan diperkirakan tiba di Tanah Suci pada 26 Juli 2018. Di sana Jemaah Calon Haji akan mengikuti Prosesi ibadah yang berlangsung kurang lebih 40 hari, sebelumnya kembali lagi ke Tanah air.

Menurut, Ima Saimima selaku bagian Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag SBB pun turut menyampaikan informasi tentang begitu tingginya animo masyarakat SBB memenuhi Rukun kelima Umat Muslim ini. Dimana ada 700 hingga 800 pendaftar setiap tahunnya, sehingga daftar tunggu untuk keberangkatan butuh waktu 7 sampai 8 tahun dari sekarang.

Untuk Jemaah Calon Haji tahun ini, Saimima berharap nantinya bisa mempersiapkan kondisi fisik masing-masing, tidak membawa barang bawaan yang berlebihan karena Panitia Haji di Tanah Suci telah mempersiapkan segala kebutuhan Jemaah dengan baik. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah selalu memperhatikan Dokumen-dokumen keberangkatan beserta barang bawaanya selama berada di Tanah Suci..

Terakhir Saimima berharap kedepan nantinya Kabupaten Seram Bagian Barat dapat diberikan tambahan Kuota Haji oleh Pemerintah,  sehingga daftar tunggu Keberangkatan  bisa diperpendek dan mempermudah umat Muslim SBB untuk Berhaji.

LEAVE A REPLY