PIRU-Tim Pelaksana survey dalam hal ini Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemKominfo) meninjau lokasi untuk pembangunan akses internet di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Salah satu perwakilan tim BP3TI Julius, menjelaskan tujuan kedatangan beserta tim hanya mensurvey lokasi untuk pembangunan intenet sesuai dengan titik yang sudah di tentukan  oleh Kemkominfo.

Pembangunan internet kali ini difokuskan pada Sekolah, Kantor  Desa dan Kantor Kecamatan yang tidak memiliki akses internet,  tercatat terdapat 23 titik yang disurvey, terbagi pada 18 sekolah, 4 kantor desa dan 1 kantor kecamatan.

Beliau berharap dengan tersedianya internet dapat mempermudah siswa-siswi dan masyarakat untuk mengakses informasi dan membantu kebutuhan sekolah dan masyarakat.

Senada dengan itu Kepala Dinas Kominfo SBB Peking Caling, SH , menjelaskan bantuan internet ini disasarkan pada Sekolah, kantor desa dan kantor kecamatan. Beliau membenarkan pihaknya telah berupaya mengusulkan pada seluruh sekolah, kantor desa, dan kantor kecamatan yang berada di SBB, tetapi yang ditetapkan oleh Kemkominfo hanya 23 titik.

Selanjutnya pihaknya juga telah mengusulkan untuk penambahan titik bukan saja di sekolah tetapi di kantor-kantor yang lain.“kami sudah berkoordinasi terus, mudah-mudahan ada penambahan-penambahan, karena masih sangat dibutuhkan masyarakat, terkhususnya untuk dunia pendidikan yang sekarang sudah berbasis elektronik, infrakstruktur  jaringan internet minimal setiap desa dan dusun harus ada,” ujarnya.

Lebih lanjut beliau ingatkan, infrastruktur pendukung seperti Komputer, laptop  dan Smartphone harus tersedia dalam hal menunjang ketersediaan akses internet,  sehingga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, baik siswa itu sendiri dalam hal mencari tugas serta guru dalam menunjang proses belajar-mengajar.

Beliau juga ingatkan untuk pengguna internet harus memanfaatkan internet dalam hal positif. “saya ingatkan kepada masyarakat khususnya siswa-siswi untuk memanfaatkan internet untuk hal-hal yang baik, jangan gunakan kepada hal-hal negatif karena dapat merusak generasi,” tambahnya.

Ia berharap dengan tersedianya akses internet semoga dapat membantu dan memudahkan pemerintah desa dalam informasi  dan mengelola data, serta untuk sekolah semoga dapat mengembangkan sumber daya manusia sesuai dengan harapan kita.

Terakhir harapan beliau semoga secepatnya dibangun, sehingga pemanfaatannya dapat dirasakan nyata oleh kantor desa, kantor camat dan sekolah.

LEAVE A REPLY