Piru- Kepala Badan Narkotika Provinsi Maluku Brigjen Pol Drs. Jafreadi.M.M melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan sosialisasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Porles Seram Bagian Barat Kamis 27/08/2020. Kegiatan Sosialisasi dipusatkan pada Aula Bhayangkara Polres SBB.

Pemateri dalam kegiatan sosialisasi tersebut adalah Kepala Bidang Rehabilitasi Maruli Leo . T Simatupang, S. KM yang memberikan materi rehabilitasi BNN, dan Ny. Uswatum Hasanah.SKM.S yang membawa materi P4GN kepada Masyarakat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Seram Bagian Barat AKBP.Bayu Tarida Butar Butar.S.Ik, Waka polres SBB Kompol. Akmil Djapa.S.Ag, Kabag Ops Polres SBB AKP.Vitalis Goleng, Kasat Reskrim Polres SBB Iptu.F.Matahelemual.SH,MH, Kasat Bimas Polres SBB Iptu.V.Hattu, Kasat Narkoba Polres SBB Iptu.Usman Ode Bellu.SE serta hadir pula Bhabinkamtibmas, personil Sat Narkoba, serta Personil Sat Intelkam sebanyak 43 orang.

Kapolres Seram Bagian Barat AKBP.Bayu Tarida Butar Butar.S.Ik dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya berterima kasih pada Kepala BNNP yang mana sudah dapat bertatap muka dengan personil Polres SBB, semoga dengan tatap muka ini dapat memberikan manfaat bagi personil dalam pelaksanaan tugas dilapangan.

“Saya berharap kepada personil yang mengikuti kegiatan sosialisasi agar dapat mengikuti dengan baik sehingga apa yang disampaikan dapat di mengerti dan dilaksanakan. Masalah penanganan kasus narkoba di Wilkum Polres SBB sudah 3 khasus dapat di limpahkan ke tingkat pengadilan dan 2 khasus sementara dalam sidik.

Sementara itu, Kepala BNNP Provinsi Maluku Brigjen Pol Drs. Jafreadi.M.M dalam sambutannya mengambarankan secara umum tentang permasalahan peredaran dan penyalahgunaan narkorika. Dimana Pengenalan jabatan, Secara geografis Maluku rentang terhadap peredaran narkoba dengan modus Operandi yang berbeda-beda karena tidak pernah diskrening oleh Beacukai.

“ Dari hasil survei penyalahgunaan narkoba tahun 2019 di Indonesia dan Maluku tertimggi berdasarkan pekerjaan. Untuk itu harus ada peran babinkamtibmas dalam melakukan penyuluhan penyalahgunaan narkoba di setiap desa binaan. Pasalnya wilayah rawan narkoba juga ternyata berada diwilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Katanya pula, Pengungkapan peredaran narkoba harus menggunakan IT jangan menggunakan cara tradisional. sebab penerapan pasal harus sesuai dengan peran dari masing masing yakni pasal 114-112 terkait jaringan. Yang di TAT adalah penyalahgunaan bukan jaringan.

Untuk itu, Kepala BNNP provinsi Maluku mengajak anggota Polres SBB guna bersama – sama menjaga masing-masing anggota dalam melaksanakan tugas agar mampu menghindarkan diri dari bahaya narkoba.

LEAVE A REPLY