PIRU – Bantuan Sosial (Bansos)  Beras Sejahtera (Rastra) dari kementerian Sosial Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) bagi keluarga miskin mulai disalurkan di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Dalam wawancara bersama staf Dinas kominfo Kab. Seram Bagian Barat,  Kepala Dinas Sosial Kabupaten Seram Bagian Barat  Drs. Yoseph Rahanten mengatakan,  “Pada awalnya Program Bansos Rastra merupakan program raskin (beras miskin) tetapi sudah berganti nama menjadi bantuan sosial beras sejahtera. Program ini juga pada awalnya ditangani oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa setelah itu pada tahun 2018 beralih ke Dinas Sosial.”

Berdasarkan data terpadu Dinas Sosial  Kabupaten Seram Bagian Barat,  untuk tahun 2018 yang mendapat bantuan sebanyak 15.613 KPM yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Lebih lanjut beliau menjelaskan berdasarkan kesepakatan antara Kementerian Sosial RI dengan  Bulog seharusnya penyaluran bantuan sosial beras sejahtera setiap bulan berjalan tanggal 25, tetapi khusus untuk daerah-daerah kepulauan seperti di Kabupaten Seram Bagian Barat harus melihat kondisi geografis sehingga penyaluran di Kabupaten Seram Bagian Barat  menjadi 4 bulan/caturwulan. Tidak ada biaya pungutan kepada masyarakat terkait bantuan sosial ini tidak seperti raskin tahun lalu, lanjutnya.

Sampai sekarang sudah 2 Kecamatan yang sudah disalurkan Kecamatan Kairatu dan Huamual dan dalam waktu dekan akan disalurkan lagi di dua kecamatan yaitu kecamatan Taniwel timur dan Taniwel, serta untuk kecamatan lain akan dilakukan bertahap dalam waktu dekat.

Program bantuan sosial beras sejahtera diawasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Seperti beberapa waktu lalu kunjungan bapak Presiden ke Desa Waimital Kecamatan Kairatu sekaligus penyaluran perdana bantuan sosial beras sejahtera ke Kecamatan kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat sebanyak 10 ton beras.

Pada kesempatan yang sama, beliau juga menjelaskan untuk tahun ini Program bansos rastra masih dalam bentuk Natura (bentuk beras) harapan beliau tahun 2019 program ini akan menjadi BPNT (bantuan pangan non tunai).

Seperti raskin program bansos rastra ini juga dikhususkan untuk keluarga miskin. Dengan adanya bantuan sosial beras sejahtera walaupun sentuhannya kecil, masyarakat diminta bersyukur, ikhlas, menerima dengan hati yang lapang, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

Terakhir, harapan beliau semoga masyarakat dapat meningkatkan pola hidup sehingga tingkat ekonomi bisa merubah masyarakat kedepan bisa sukses, serta dukungan dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Daerah lewat bantuan apa saja yang diberikan demi pelayanan masyarakat kedepan khususnya untuk masyarakat bumi saka mese nusa.

LEAVE A REPLY