Ketua LPPM Pier Wairisal Minta Lestarikan Sumber Daya Alam Pulau Buano

0
41

Piru-.Sosialisasi LOKALATIH BAGI PIMPINAN INSTITUSI ADAT MALUKU (LPPM ) dalam program pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan yang di hadiri asisten 1 sekda Drs.Paulus C pical Msi.camat huamual belakang M Yususf Hatala dan Ketua LPPM Pier Wairisal kegiatan tersebut di laksanakan selama tiga hari mulai di jalankan pukul 11,00 wit dini hari di lokasi resol pulau osi .kamis (19/10)

Dalam kegiatan tersebut asisten 1 sekda Drs Paulus C. Pical Msi.mengungkapkan selaku pemerintah daerah Kabupaten Seram Bagian Barat sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan yang sementara ini di jalankan oleh LPPM maluku sebagai mitra pemerintah dalam mengeksporasi sumber daya alam yang ada di negri-negri buano.
Saya juga sangat yakin bahwa LPPM memiliki output dalam memberikan pemahaman serta tanggung jawab sehingga mampu menyatukan persepsi bagi sumberdaya alam.pelaksanaan ini juga berawal dari pelaksanaan program repitalisasi lokal untuk pengelolaan sumber daya alam di bumi saka mese nusa ungkap pical.

Tambahnya, pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan pulau buano pernah kita laksanakan pada tanggal 9 augustus 2017 lalu sama halnya dengan lokalatih yang saat ini di jalankan oleh LPPM maluku hal ini merupakan perwujudan dari tindak lanjut perhatian kita semua khususnya pemerintah pada umumnya dalam mengimplementasikan kearifan lokal agar sumber hayati kawasan pulau buano dapat kita lestarikan jelasnya.

Saya juga menghimbau pada peserta kegiatan ini bahwasanya terkepas dari kegiatan hari ini kiranya kembali ke daerah masing dapat mengimplementasikan dalam lingkungan masarakat dan dapat di fungsikan demi kelangsungan generasi.
Satukan pikiran,imajinasi kearifan lokal dalam memaksimalkan keakuratan pengetahuan serta fungsi-fungsi adat dan juga kebangkalan diskusi yang baik dan berkualitas papar pical

Di tempat yang sama ketua LPPM maluku Pier wairisal mengatakan,lembaga adat pulau buano memiliki modal sosial penting dalam upaya melestarika sosial budaya alam karena mereka memiliki pengaruh dan hak ulayat di daerah kekuasaan mereka untuk itu lembaga adat memiliki peran sebagai media pengorganisasian dalam lingkungan masarakat dan dapat menciptakan ketertiban sosial sehingga nenjadi lembaga pengendaluan sistem nilai-nilai norma dalan masarakat buano.

Selain itu tambahnya kita berikan mereka pemahaman tentang adat bahwa adat tidak dapat terpisahkan dengan sebuah aturan yang mengikat suatu lembaga dalam negri adat tersebut,sehingga kegiatan seperti ini kita mengajak kepala-kepala soah untuk meningkatkan kapasitas serta peran sowa dalam melestariaka sumber daya alam ungkap wairisal.

LEAVE A REPLY