Piru – Aisyiyah sebagai gerakan perempuan muslim sejahtera telah berusia satu abad lebih, tentunya di usia setua ini, segenap pimpinan, anggota dan aktifis aisyiyah maupun angkatan mudanya dapat menjadi contoh dalam segala hal, tertib organisasi, militansi gerakan serta kepekaan sosial yang tinggi terhadap kehidupan sosial di lingkungannya. Hal ini disampaikan oleh ketua umum pimpinan wilayah Aisyiyah Maluku, Dra Aisa Manilet MPd saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan pimpinan daerah Aisyiyah Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (14/11/2019) di gedung Hatutelu, Piru.

Aisyiyah sebagai organisasi otonom khusus Muhammadiyah diharapkan untuk semakin memfokuskan aktifitasnya dalam mencerdaskan dan meningkatkan harkat, martabat kaum perempuan dan anak, dalam rangka pembangunan kualitas  manusia yang berkemajuan.

“Bangsa yang maju, cerdas dan berkualitas, hanya lahir dari rahim dan bimbingan yang tulus, penuh kasih sayang dari kaum perempuan yang mempunyai visi masa depan yang hebat. Para aktivis aisyiyah diharapkan berada pada posisi strategis itu” kata Manilet.

Kehadiran dakwah Aisyiyah yang melintas batas dalam misi risalah pencerahan tersebut harus menjadi gerakan masif dari pusat – ranting sampai ke Aisyiyah di mancanegara. Sebagai wujud risalah dakwah, pencerahan Aisyiyah di seluruh tingkatan & lingkungan dituntut semakin tanggap dalam memahami , memberi solusi atas masalah-masalah sosial sekitar.

Dakwah pencerahan yang dilakukan Aisyiyah juga penting untuk semakin memperkokoh dan membudayakan kehidupan keluarga menjadi keluarga sakinah sebagaimana menjadi komitmen dan role model gerakan Aisyiyah selama ini.

 

LEAVE A REPLY