Piru-Upaya penyelesaian damai dua dusun Tanah Goyang dan Ani pasca konflik Kecamatan Huamual Kabupaten SBB di selesaikan dengan jalan Damai.

Minggu 26/5/2019 tepatnya di Dusun Pawae  sebagai lokasi penyelesaian Damai dua dusun pasca konflik Tanah Goyang dan Ani.

Dusun Pawae tepatnya di tengah – tengah antara dua dusun pasca konflik, dalam upaya penyelesaian damai pasca konflik tersebut di hadiri oleh Kasat Bimas Polres SBB Iptu La Ode.M. Janibal.S.Si, Camat Huamual Drs.Yusuf Hatala, Kapolsek Huamual Ipda Rahmat.R, Dan Posal BKO Yunif Inf. RK 136/TS  Letnan II Inf. Dwiky Putra Yudanto, Pejabat Desa Loki Dimitry Riry.ST, bersama tokoh – tokoh adat dan tokoh Masyarakat dari kedua  dusun pasca konflik serta tokoh agama dan masing – masing kepala Dusun.

Jalannya proses dengar pendapat solusi penyelesaian konflik dua dusun tersebut di sampaikan arahan singkat oleh Kasat Bimas Polres SBB Iptu La Ode.M. Janibal.S.Si bahwa berdasarkan pada UU maka kami (Polisi) bertindak atas nama Korban karena justru ada korban maka kami pihak yang berwajib dalam hal ini Polisi bertindak dalam penegakan Hukum yang berlaku dalam sebuah tindak pidana dan tidak ada unsur keterpihakan pada pihak manapun.

Pelaku tetap di tangkap dan di proses sesuai Hukum dan aturan yang berlaku sesuai perbuatannya dan korban akan tetap di perhatikan oleh Pemerintah.

Hal yang sama di sampaikan oleh Camat Huamual Drs.Yusuf Hatala kepada media, saat di konfirmasi usai penyelesaian masalah kepada media Hatala menyampaikan bahwa dirinya sebagai Camat yang juga adalah tubuh dari Pemerintah Kabupaten yang ada paling bawah di Kecamatan menjelaskan bahwa kurang lebih 20 hari sejak pertemuan pertama sehingga ada kesempatan yang di berikan dalam kesepakatan selusi penyelesaian konflik dua dusun.

Hatala berharap agar kondisi yang ada bukan sekedar aman namun yang lebih di harapkan ialah situasi dan kondisi kehidupan bermasyarakat dari dua dusun pasca konflik ini kehidupan hari – harinya secara rukun dan damai serta paling penting ialah hidup harmonis.

Ada butir – butir penting yang tertuang dalam surat pernyataan yang di tanda tangani oleh masing – masing kepala dusun dan tokoh – tokoh masyarakat serta tokoh agama dan tokoh adat yang dalam pernyataan itu masyarakat menjamin keamanan dalam kedamaian, yang di tanda tangani di atas metrai 6000.

Harapannya agar masyarakat menyambut Idul fitri dengan penuh suka cita dan damai. (Sumber.koranpemberitaankorupsi)

LEAVE A REPLY