Penyerahan Pernyataan Latupati se Kab SBB yang diwakili oleh Raja Kaibobu kepada Bupati SBB yang didampingi Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri SBB, Sekda SBB, Pasi Ter Kodim 1502 Masohi

Piru – Bertempat di Pendopo Bupati SBB, 29 Kepala Desa Definitif mengeluarkan pernyataan sikap menyikapi situasi kamtibmas yang terjadi akhir – akhir ini di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat,saat acara Silahturahmi Para Latupati se Kab SBB dengan pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, Sabtu 25/5/2019

Adapun isi pernyataan sikap itu selengkapnya adalah :

“Menyikapi situasi kamtibmas di Kabupaten Seram Bagian Barat terkhusus di Negeri Latu, Negeri Hualoy dan Negeri serta Desa dan Dusun lainnya, walaupun pemerintah daerah bersama Forkopimda Kabupaten Seram Bagian Barat, telah melakukan langkah – langkah strategis/optimal, dalam rangka upaya perdamaian yang sampai saat ini belum kondusif, maka pada hari ini Sabtu tanggal dua puluh lima bulan Mei tahun dua ribu sembilan belas bertempat di aula pandopo Bupati Seram bagian Barat, kami selaku Latu pati Kabupaten Seram Bagian Barat (Raja Negeri dan Saniri Negeri), dihadapan Forkopimda Kabupaten Seram Bagian Barat, kami ikrarkan dalam bentuk pernyataan sikap kami antara lain sebagai berikut :

1. Bahwa kami Latu Pati Kabupaten Seram Bagian Barat akan melakukan mediasi perdamaian atas konflik sosial antara Negeri Latu dan Negeri Hualoy, dalam konteks orang basudara laeng sayang laeng sebagai ciri hidup masyarakat Alifuru Seram.

2. Bahwa kami para Latu Pati akan melakukan tim khusus mengatasnamakan latupati Kabupaten Seram Bagian Barat, untuk bersama – sama dengan pemerintah daerah menyelesaikan seluruh konflik sosial pada Negeri dan Kampung yang bertikai, melalui sebuah ikrar perdamaian di bumi Saka Mese Nusa

3. Bahwa terhadap konflik sosial antara Negeri Latu dan Negeri Hualoy, kami para Latupati menyatakan sikap mengutuk tindakan provokator yang mengakibatkan kedua Negeri adat bertikai, dan kami akan bertindak untuk memberikan solusi perdamaian kepada kedua negeri.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat dan ditandatangani sebagai bentuk sikap kami menanggapi konflik sosial yang telah terjadi antara Negeri Latu, Negeri Hualoy serta Negeri, Desa dan Dusun lainnya yang bertikai”

Pembacaan Pernyataan Latupati

Pernyataan Para Latupati ini, sebelumnya dibacakan oleh Raja Kaibobu mewakili para Latupati dan kemudian ditandatangani oleh 29 Kepala Desa Definitif dan selanjutnya diserahkan kepada Bupati SBB.

Turut hadir dalam kegiatan ini, selain Bupati SBB, Kapolres SBB AKBP Agus Setiawan, S.Ik, Kajari Seram Bagian Barat Samsudin, SH, Pasi Teritorial Kodim 1502/Masohi Kapten A. Prabowo,  Sekda SBB Mansur Tuharea, SH, Inspektur Daerah, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, 11 camat se Kab SBB, 29 Kepala Desa Definitif dan 90 Badan Saniri Negeri.

Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, makan malam dan tarawih berjamaah.

LEAVE A REPLY