PIRU – Pemerintah Kabupaten SBB akan memberlakukan sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) sebagai bentuk pelayanan terpadu satu pintu berbasis dalam jaringan dalam rangka memangkas waktu pelayanan kepada masyarakat, khususnya investor.

Dengan adanya sistem terintegrasi atau online single submission ini diharapkan dari pemerintah kabupaten, pemerintah kota, pemerintah provinsi sampai ke pemerintah pusat dapat terintegrasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten SBB, Ir. M. Tuasun, dalam wawancaranya dengan media ini, mengatakan seluruh pelayanan instansi atau lembaga di Indonesia, khususnya di bawah pemerintahan, mulai diwajibkan menerapkan OSS

Setiap daerah memiliki kesiapan yang berbeda-beda dalam menerapkan OSS, khusus Kabupaten SBB pihaknya masih mengkaji dan membahas masalah tersebut. Mudah-mudahan 2019 sudah bisa diterapkan, tambahnya.

“Pada dasarnya program yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk memudahkan pelayanan masyarakat, Kami akan mendukung segala sesuatu yang ditetapkan pemerintah pusat kalau itu untuk kemudahan” , tuturnya.

Ia mengatakan OSS terintegrasi dengan aplikasi cerdas layanan terpadu untuk publik (SiCantik), yang akan membantu masyarakat dalam menikmati lebih kurang 57 jenis perizinan daerah.

Menurutnya dalam menunjang sistem ini, faktor SDM sangat penting. Ia menambahkan SBB masih kekurangan SDM terkait penerapan OSS, serta faktor seperti dukungan jaringan internet dan listrik, sebagai nyawa layanan harus ditingkatkan.

Lebih lanjut Ia menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Diskominfo SBB dalam hal ini sebagai leding sektor pusat informatika dan komunikasi daerah, terkait masalah Sumber Daya Manusia dan pendukung jaringan internet.

Ia berharap pemerintah pusat juga konsisten mengawal ini. “Kami masih belum bisa beranda-andai persoalan apa saja yang nanti di hadapi dalam penerapan OSS ke depan”.

LEAVE A REPLY