Piru – Menjelang peringatan Hari Guru Nasional ke 74, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar berbagai lomba sebagai bentuk rasa bahagia akan momentum tersebut. Dan berbagai lomba yang akan digelar ini, telah sibuk secara resmi oleh Asisten 1 Setda Kab SBB, Ir Zeth P. Selano siang tadi, Kamis 21 November 2019 bertempat di depan Kantor Dinas Kesehatan Kab SBB.

Ketua Panitia, M. Djafar Rumaday, SPd

Menurut Ketua Panitia Peringatan Hari Guru Nasional ke 74 di Kab SBB, Bapak M. Djafar Rumaday, SPd, adapun lomba yang dilaksanakan antara lain Gerak jalan indah yang diikuti oleh 31 regu siswa SMP/Mts, 2 regu siswa SMA, 1 regu siswa SMK yang berlangsung hari ini juga. Selain itu, diselenggarakan juga lomba tarian daerah yang dikhususkan untuk siswa SD/MI sebanyak 13 grup dan akan dilaksanakan di gedung Hatutelu jumat besok. Sementara lomba guru berprestasi akan diikuti oleh 19 orang guru untuk semua tingkatan sekolah juga akan dilaksanakan Jumat besok bertempat di gedung SMP Negeri 1 Seram Barat.

Sementara Asisten 1 dalam sambutannya yang mewakili Bupati SBB mengharapkan agar para peserta dapat menaati semua aturan yang telah ditetapkan selama perlombaan dengan selalu menjunjung tinggi semangat berlomba dengan baik. Selano juga meminta agar para dewan juri dapat bersikap profesional demi memberi contoh yang baik kepada para peserta yang notabene adalah generasi penerus dalam menilai suatu perlombaan.

Kadis Pendidikan saat melepas salah satu regu

Sementara ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab SBB, DR Masudin Sangadji, SP, MSi memaparkan bahwa moment Hari Guru Nasional ke 74 bagi dinas Pendidikan Kab SBB menjadi penting sebagai upaya membenah program – program  peningkatan kapasitas dan kompetensi guru. Program Dikbud kedepan selain tetap fokus untuk pembenahan fisik sekolah namun penekanan lebih di orientasikan juga untuk program non fisik. Dikbud SBB untuk tahun 2020 akan memprogramkan berbagai kegiatan kompetensi laga siswa dan beberapa program peningkatan karakter dan kompetensi di sekolah- sekolah yg selama ini tdk pernah dilakukan.

“Tunggu sj aksi program dikbud di 2020. Kota Piru harus menjadi barometer penting di 2020, kita galakan lg lomba-lomba budaya dan kesenian yg selama ini tidak pernah di programkan, untuk itu Dikbud sangat membutuhkan dukungan seluruh stakeholders di Bumi  Saka Mese Nusa” tutur Sangadji.

LEAVE A REPLY