PIRU-Sejak beberapa puluh tahun lalu Objek Wisata Air Terjun Rumahkay sudah dikenal dan menjadi tujuan para wisatawan domestik. Air Terjun Rumahkay adalah salah satu objek wisata di Pulau Seram, tepatnya di Desa Rumahkay Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Namun objek wisata ini kalah bersaing dengan tempat wisata lain yang baru dikembangkan tapi sudah lebih terkenal di Indonesia seperti Pantai Ora, Pulau Osi dan Pulau Marsegu.

Negeri Rumahkay memiliki 3 air terjun cantik yang bernama Waihetu, Waisia dan tene, waihetu dan waisia masing-masing terletak di sisi kanan dan kiri Negeri Rumahkay, sedangkan air terjun tene yang memiliki 3 air terjun yang agak jauh dari negeri rumahkay.

Salah satu yang terbesar adalah air terjun Waisia yang tingginya mencapai 80 meter. Untuk mencapai air terjun ini, kendaraan bermotor hanya dapat sampai di ujung jalan setapak saja dan harus berjalan kaki hingga sekitar 500 meter menuju air terjun Waisia.

Perjalanan tidak akan terasa lama karena menyusuri sungai dengan tebing hutan yang masih asri di kanan kirinya yang sudah pasti memberikan keindahan panorama yang luar biasa.

Air terjun Waisia adalah air terjun yang sangat indah dan menarik bagi para wisatawan. Terlepas dari musibah banjir yang pernah melandanya beberapa tahun silam, Waisia merupakan kekayaan alam yang dapat diolah oleh penduduk setempat menjadi potensi wisata negeri Rumahkay.

Aliran air sungai yang bersih dan jernih dijadikan sumber air minum, mandi, cuci dan lainnya oleh masyarakat sekitar. Dekat air terjun Waisia ada sebuah bak penampung dekat air terjun Waisia dengan pipa-pipa yang disalurkan menuju permukiman masyarakat.

Terdapat juga air terjun di negeri Rumahkay bernama air terjun Waihetu yang berada di sebelah kanan rumahkay sekitar 1 sampai 1,5 km dari pusat desa.


Walaupun tidak seterkenal air terjun Waisia, air terjun ini tidak kalah menarik. Ketinggian air terjun ini mencapai kurang lebih 100 m dan menyajikan pemandangan alam yang menakjubkan.

Untuk mencapai Negeri Rumahkay, bagi orang yang berada di pulau seram, kendaraan darat berupa motor maupun mobil dapat digunakan sedangkan bagi pengunjung yang datang dari luar pulau misalnya Ambon dan PP.Lease alat angkutan berupa fery dapat di pakai. untuk yang dari ambon pengunjung harus menggunakan jasa fery Hunimua – Waipirit, baru dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan darat sekitar 30 menit menuju lokasi.

untuk pengunjung dari pulau saparua dan haruku pengunjung bisa menggunakan fery kulur -wailei dan speed boat.

LEAVE A REPLY