Piru – Salah satu titik On The Spot Ombudsman 2021 ini adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Disdukcapil) Kab SBB sebagai salah satu OPD  pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, selain Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas Penanaman Modal dan Satu Pintu, juga Dinas Pendidikan.

Dari tahun ke tahun jumlah laporan atau pengaduan terkait permasalahan penyelenggaraan pelayanan publik yang disampaikan oleh masyarakat ke Ombudsman RI mengalami peningkatan. Laporan atau pengaduan yang disampaikan masyarakat tersebut melalui datang langsung, surat, pengaduan online, telepon, email maupun media lainnya. Hal ini menggambarkan adanya keinginan masyarakat agar permasalahan pelayanan publik dapat diperbaiki kekurangannya sehingga menjadi lebih baik lagi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab SBB, Drs D. Ahiyate saat ditemui tim website pemda di kantor capil, hari ini (10 Juni 2021). “Beberapa waktu lalu, kami bersama 3 OPD dan puskesmas telah mengikuti kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh ombudsman di Ambon. Dalam sosialisasi tersebut, telah disampaikan point-point yang akan menjadi unsur penilaian tentang pelaksanaan pelayanan publik yang baik. Dan 2 hari ini mereka (ombudsman) sementara datang langsung di kantor kami juga beberapa kantor lainnya untuk melakukan peninjauan langsung, bahkan untuk menerima pengaduan langsung dari masyarakat tentang layanan dan kinerja kami” Jelas Ahiyate.

Selanjutnya, Ahiyate mengatakan bahwa sesudah ini pihak Ombudsman akan kembali datang untuk melakukan penilaian tanpa menerima pengaduan dan bahkan secara rahasia. Selain melakukan penilaian langsung, pihak Ombudsman juga akan melakukan penilaian melalui media lainnya.

Salah satu hasil atau dampak yang memungkinkan dari kegiatan On The Spot diharapkan akan terjadi proses penyelesaian. Laporan langsung di tempat kegiatan, bersama -sama dengan pihak penyelanggara pelayanan publik yang dikeluhkan layanannya oleh masyarakat.

Dan diharapkan hasil dari penilaian yang dilakukan dapat menjadi acuan, koreksi dan dasar untuk kami lebih berbenah dan memperbaiki mutu kualitas kami dalam melakukan pelayanan prima kepada masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat, tutup Ahiyate.

LEAVE A REPLY