Hal tersebut disampaikan wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno dalam Sambutannya saat meresmikan Gereja Batu Bubui Desa Ririn dan Rumahsoal bersama Bupati SBB M. Yasin Payapo, Minggu 27/10/2019.

“Dalam Kristen kita kenal ada perjamuan suci namun jauh sebelum itu, sebagai orang Maluku kita juga sudah memiliki Perjamuan yang namanya makan Patita yang tak mengenal Kristen, Islam dan agama lainnya maka gereja harus menjadi tempat bagi pergumulan orang basudara du Maluku” Ungkap Orno.

Dimata Mantan Bupati MBD tersebut Gereja Harus memainkan peran penting dalam reaktulisasi sejarah dan nilai nilai budaya sehingga hubungan antar orang basudara tetap terjalin dengan Baik.

“ingat, tradisi Perjamuan atau Makan Patita itu ada jauh sebelum ada agama, jadi tidak mengenal anda dari Kisten, Islam maupun agama lain, melainkan saat itu kita punya 1 agama yaitu Orang Basudara”, lanjut Orno.

Olehnya itu diakhir Sambutannya orang nomor dua provinsi Maluku tersebut mengharapakn pada jemaat Ririn Rumah soal untuk membuka diri menerima setiap perbedaan yang ada.

“akses jalan ke desa ini telah terbuka, dan pastinya desa ini akan dikunjungi banyak orang maka sekali lagi gereja punya peran penting untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik dalam bingkai hubungan orang basudara, pela dan gandong”, harap Orno mengakhiri sambutannya.

LEAVE A REPLY