PANITIA INTI GELAR TATAP MUKA DENGAN 100 RELAWAN PESPARAWI

0
40

PIRU- Untuk memantapkan konsolidasi pelayanan 100 orang relawan pemandu kontingen pesparawi X 2017 yang akan bertugas untuk mendampingi para kontingen dari 11 kabupaten/kota yang akan hadir di Kabupaten Seram Bagian Barat, maka panitia inti lewat bidang kesekretariatan, bidang akomodasi  dan bidang acara menggelar pertemuan dengan 100 relawan dan Dinas Pendamping untuk menjelaskan agenda kerja bidang yang harus diketahui oleh para relawan dan anggota dinas pendamping dilantai tiga gedung bupati Seram Bagian Barat, Desa Morekau, jln, Jacobus Puttileihalat.

Menurut Drs. G Pesireron dalam arahannya  mengatakan tugas dan tanggungjawab relawan pemandu sudah harus dijalankan saat kedatangan para kontingen pada tanggal 17 November 2017 dan  pulang pada tanggal 25 November 2017. Pasalnya ketika para kontingen pertama kalinya menginjak kaki di wilayah kabupaten Seram Bagian Barat maka pelayanan dari panitia dalam bentuk pendampingan relawan dan dinas terkait sudah harus dilaksanakan.

“Selain itu Tugas umum 100 relawan pemandu pesparawi bersama dinas pendamping adalah mengetahui jumlah setiap peserta kontingennya yang hadir untuk mengikuti pesparawi, mengetahui tempat tinggal setiap anggota kontingen, mengetahui jadwal kedatangan dan jadwal lomba kontingen. Mengetahui kondisi kontingen diantaranya kondisi kesehatan, keamanan, transportasi, makan dan minum, serta mengetahui penanggung jawab bidanbg kontingen.

Sementara itu tugas khusus bagi para relawan dan dinas pendamping yaitu; bersama bidang acara dan akomodasi untuk pengaturan antar jemput kontingan selama pesparawi berlangsung”, tegas Pesireron.

Pesireron juga menjelaskan, setiap relawan harus memberikan informasi kepada kontingen yang bersifat menyejukkan dan netral, bersama bidang-bidang lainnya mengatasi berbagai keluhan para kontingen, bersama pantia bidang akomodasi melakukan pembagian para kontingen kerumah-rumah warga. Serta melakukan pengawasan kontingen dalam hal ini pengawasan waktu makan kontingen, waktu lomba, istirahan dan waktu rekreasi anggota.

Selain itu, lokasi kegiatan yang harus dikuasai oleh para relawan dan dinas pendamping selama pesparawi  berlangsung diantaranya lokasi gedung nunusaku center, gedung hatutelu, lokasi stand pameran, hotel amboina, lokasi pembukaan dan lokasi penutupan pesparawi.

LEAVE A REPLY