Piru-Pariwisata di Kabupaten SBB memiliki daya tarik wisata yang sangat potensial dalam berbagai jenis, sehingga usaha ekonomi kreatif dan kegiatan pariwisata masyarakat semakin berkembang. Untuk itu, pada tahun lalu telah telah dilakukan reviuw terhadap rencana induk pembangunan pariwisata daerah (RIPPDA).

Pada tahun ini, sementara di programkan RIPPDA tersebut agar dapat diperdakan, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat  juga telah bekerjasama dengan para investor untuk memacu investasi di daerah ini, sehingga dapat membuka peluang usaha dan menjawab dimensi pengangguran bagi generasi muda di Kabupaten SBB. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah SBB, Mansur Tuharea, ketika membuka Workshop usaha pariwisata di gedung serbaguna Gereja Jemaat GPM Elohim Piru.

Lanjut Sekda, peluang usaha jasa pariwisata di SBB akan berkembang pesat karena Tuhan telah menganugerahkan kekayaan sumber daya alam di Kabupaten Seram Bagian Barat  yang sangat luar biasa, dimana sejumlah besar daerah di bumi saka mese nusa ini memiliki daya tarik wisata yang sangat potensial dalam berbagai jenis usaha ekonomi kreatif dan sehingga dapat mempengaruhi perkembangan kegiatan pariwisata masyarakat  terutama berupa “HOMESTAY”.

Orientasi pilihan usaha masyarakat yang telah menempatkan sector pariwisata sebagai usaha kreatif akan member kompensasi multi player efek secara langsung kepada sector lain. Sekaligus membuka lapangan kerja, memberikan kesempatan usaha baru, meningkatkan income masyarakat, mendorong sinergitas akses, mempercepat interkoneksi lintas sektor sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi pembangunan.

Untuk itu, pemerintah daerah sangat concern untuk mendorong pengembangan pembangunan pariwisata dan diharapkan masyarakat pemilik usaha jasa dapat membantu pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun usaha pariwisata di kabupaten SBB ini.

 

LEAVE A REPLY