Pasar merupakan salah satu pusat kegiatan perekonomian masyarakat dimana uang digunakan sebagai alat tukar menukar antara penjual dan pembeli dengan kesepakatan harga yang ditentukan pasar berperan sebagai roda perdagangan barang-barang primer sekaligus sebagai lapangan pekerjaan, keberadaan pasar merupakan salah satu indicator paling nyata terhadap kegiatan ekonomi masyarakat di suatu wilayah, hal ini disampaikan oleh Bupati Seram Bagian Barat Drs. M. Yasin Payapo M.Pd dalam sambutannya pada acara syukuran Pemanfaatan Pasar Raya Kota Piru kemarin sore, dalam kesempatan itu juga beliau menekankan bahwa acara yang dilakukan bukan merupakan acara Peresmian melainkan hanya acara syukuran pemanfaatan karena peresmian merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa sampai dengan tahun 2017 di Kabupaten Seram Bagian Barat telah dibangun pasar-pasar yang tersebar di 6 Kecamatan yang bersumber baik dari Dana APBD maupun APBN, sedangkan untuk tahun 2018 ada pembangunan tiga buah pasar  yakni Pasar Rakyat Kecamatan Elpaputih dan Pasar Rakyat Kecamatan Kep. Manipa yang bersumber dari Dana DAK, serta direncanakan juga Pembangunan Pasar Rakyat di Desa Kamal Kecamatan Kairatu Barat yang bersumber dari Dana Tugas Pembantu (TP).

“Olehnya saya mengharapkan kiranya masalah penetapan lokasi Pasar harus mendapat perhatian yang baik, karena lokasi pasar sangat berdampak positif terhadap keberadaan pasar itu sendiri, tambahnya

Senada dengan itu beliau juga mengingatkan bahwa para pedagang yang akan menempati kios/los agar memperhatikan kewajiban pembayaran retribusi yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah melalui Peraturan Daerah Tentang Retribusi Daerah, serta para pedagang agar memperhatikan dengan sungguh-sungguh alat-alat ukur, takar dan timbang sehingga tidak merugikan para konsumen atau pembeli maupun para pedagang sendiri, kiranya para pedagang dan juga pengguna pasar dapat memanfaatkan pasar yang dibangun oleh Pemerintah Daerah dengan sebaik-baiknya.

Akhir sambutannya beliau mengingatkan beberapa hal yang perlu mendapat perhatian yaitu : dalam waktu dekat pihak Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Ketenaga Kerjaan agar berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk pengaturan pemanfaatannya dan juga mengidentifikasi dengan benar dan tepat para pedagang yang akan ditempatkan untuk mengisi kios/los pasar, serta kios/los tidak dapat dialihkan ke pihak lain tanpa sepengatahuan Pemerintah Daerah dalam hal ini OPD yang menangani pasar.

LEAVE A REPLY