Piru – Sekretaris Daerah Mansur Tuharea, berkesempatan membuka pertemuan teknis Pemerintah Daerah dengan 92 Desa yang berada di Kabupaten Seram Bagian Barat dalam rangka lomba inovasi desa penerapan new normal life di Kabupaten Seram Bagian Barat menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia tingkat Kabupaten. Yang berlangsung di Aula Pertemuan lantai III Kantor Bupati SBB.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda SBB, Mansur Tuharea, SH, Asisten II Setda SBB, Alvin Tuasuun, Kepala Balitbangda SBB, Drs. Gazpar Pesireron, Kadis Kesehatan, dr. J. Tappang, M.Kes, Kepala Pemdes, Moksin Pelu, S.Pi dan seluruh penjabat desa.

Diketahui kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah atas ijin bupati SBB, dimana Penanggung jawab lomba inovasi desa tersebut ialah Kepala Badan Litbang, penanggung jawab protokol kesehatan, Kadis Kesehatan, dan penanggung jawab keterlibatan desa dalam lomba adalah kepala Pemdes, Pengumuman juara akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 2020.

Kepala Balitbangda kabupaten SBB Drs. Gazpar Pesireron kepada awak media mengatakan kegiatan hari ini terkait pembuatan film pendek penerapan new normal life diKabupaten Seram Bagian Barat menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia tingkat Kabupaten. Dimana pemerintah daerah menggelar Lomba Inovasi bagi 92 Desa yang berada di Kabupaten Seram Bagian Barat, Selasa, (04/08)

Katanya pula, lomba ini dilaksanakan untuk menjawab partisipasi kita kemarin dalam ajang lomba inovasi daerah tingkat pusat dan kita keluar sebagai juara pada tujuh kategori pembuatan video new nornal life.

“Mengapa lomba ini harus dibuat, lomba ini sebagai jawaban atas kemarin kita juara pembuatan video new normal life. Konsekuensi dari juara itu adalah bagaimana harus penerapannya diseluruh masyarakat. Supaya masyarakat taat dan melaksanakn protokol kesehatan yang sudah berlangsung tersebut. Hal itu kita perketat dalam bentuk pembuatan video film pendek,”ucapnya.

Lanjutnya, anggaran untuk lomba sendiri dari pemerintah daerah berasal dari anggaran covid. Dimana untuk Juara terbaik 1 dua puluh lima juta rupiah (Rp. 25.000.000), juara terbaik 2 dua puluh dua juta lima ratus ribu rupiah (Rp. 22.500.000), juara terbaik 3 dua puluh juta rupiah (Rp. 20.000.000), juara harapan 1 tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah (Rp. 17.500.000), juara harapan 2 lima belas juta rupiah (Rp. 15.000.000), juara harapan III dua belas juta lima ratus ribu rupiah (Rp. 12.500.000) dan juara favorit sepuluh juta rupiah (Rp. 10.000.000).

Lewat kegiatan lomba film pendek inovasi desa tahun 2020 ini yang diharapkan ialah semua desa dapat menerapkan protokol kesehatan selayaknya kalau kita bisa juara ditingkat nasional maka penerapannya harus sampai keseluruh desa. Selian itu lomba ini juga untuk memeriahkan HUT RI ke 75 Tahun karena perayaan dilarang berkumpul-kumpul, maka kita memeriahkan dalam bentuk lomba film pendek.

LEAVE A REPLY