Piru- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat Rapat lewat Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menggelar Rapat Koordinasi Tingkat II Program Inovasi Desa (Rakor II PID) yang belangsung di Café GR Desa Piru.

Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Seram Bagian Barat Moksin Pellu dalam arahannya mengatakan, program inovasi desa bertujuan untuk merancang program serta rumusan program kerja desa secara berjenjang, dari rumusan tersebut program itu di bahas secara bersama oleh desa di tingkat kecamatan atau kita kenal sebagai Musrembang Kecamatan.

Katanya pula, pengawasan penggunaan Dana Desa (DD) dan Aanggaran Dana Desa (ADD) yang telah tersalur ke setiap desa bukan saja pemdamping, camat namun juga masyarakat di sekitar dan bahkan pers dan LSM turut andil dalam mengawasi anggaran tersebut, mengapa demikian agar ADD dan DD dipergunakan sesuai tahapan dan petunjuk juknis serta di ketahui masarakat.

“Untuk itu, tahun ini sendiri proses pencairan dana desa dan Anggaran Dana Desa tahap I dan tahap II telah rampung namun untuk proses pencairan tahap II secara keseluruhan desa belum dapat melakukan proses pencairan tahap III, hal ini di karenakan baru 30% yang telah memasukan laporan untuk tahap II, agar tahap III dapat di proses maka desa- desa sudah harus masukan laporan permintaan paling lambat November 2019.” Ucap Pellu.

Lanjutnya, untuk tahun 2020 mendatang kita dapat penambahan kenaikan sebesar 5,4 Miliar dari tahun sebelumnya, kenaikan ini cukup signifikan bagi kami di karenakan program kerja desa tahun 2019 ini di nilai sangat rapi meski hanya tahap I dan II yang baru memasukan laporan pertanggung jawaban namun pemerintah pusat tetap menganggap ini cukup bagus sehingga ada penambahan sebesar 5,4 persen.

Untuk itu, lewat kegiatan tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Masayarakat dan Desa berharap kepada para camat agar ikut membantu desa untuk menyiapkan draf permintaan program kerja tahun 2020 ini .

LEAVE A REPLY