PIRU – untuk meningkatkan akses pembangunan jaringan telekomunikasi di daerah terpencil di Kabupaten SBB maka Bupati Seram Bagian Barat, Kepala Dinas Kominfo serta pihak perusahan survei mengelar pertemuan bersama 26 Penjabat Desa di Kabupaten SBB yang berlangsung di lantai dua Kantor Kominfokom.
Dalam pembahas tersebut Pemerintah RI lewat Kementrian Kominfo, pada tahap awal ditahun 2021 ini, akan melaksanakan pembangunan 11 Menara Tower Base Tranceiver Station( BTS) di Kabupaten Saka Mese Nusa ini.
Bupati Seram Bagian Barat, Drs. M. Yasin Payapo, M.Pd dalam pertemuan itu mengatakan para Pejabat dari Desa – Desa yang nantinya akan dibagun Menara Tower BTS, agar dapat melaksanakan pengurusan hibah lahan pembangunan dengan baik, sehingga pembangunan dapat berlangsung dengan lancar sehingga akses telekomunikasi warga dapat terlayani. Terkait tenggat waktu survei, salah satu Petugas Survei, Anindito yang ditemui usai pertemuan mengatakan, direncanakan pendataan atau survey titik- titik yang menjadi lokasi tower tersebut sudah dituntaskan setelah lebaran.
“Hasil survei pihaknya untuk ke sebelas Menara Tower tersebut, nantinya akan direview oleh Dinas Kominfo SBB dan dibawa ke pusat untuk direview kembali sekaligus proses tindaklanjutnya, Untuk pembagunan tower BTS ini, direncanakan untuk tahap pertama adalah sebanyak 11 lokasi dan tahap kedua 15 lokasi yang tersebar di daerah pegunungan di Kabupaten SBB dan Kecamatan Manipah”, kata Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Infomasi Dan Komunikasi SBB, Abdul Rahman ST MT saat ditemui di ruang kerjanya secara terpisah mengungkapkan, program pembangunan Menara Tower Base Tranceiver Station ( BTS) di Kabupaten SBB, adalah sangat prioritas, pasalnya di era digitalisasi kebutuhan komunikasi dan jaringan sudah menjadi kebutuhan primer disamping makan dan minum dan pakaian.
“Program pembangunan ini sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati SBB, yakni membuka keterisolasian Masyarakat terhadap jaringan telekomunikasi disamping pembangunan jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya. Kendala yang dihadapi dalam pembangunan Menara Tower ini adalah masalah hibah tanah, karena membutuhkan lahan yang memang betul – betul dihibahkan tanpa ada ganti rugi. Kendala persoalan hibah tanah yang pernah terjadi di Kabupaten SBB untuk pembagunan Menara Tower BTS ini di Tahun 2019 adalah, di Dusun Huhua, Desa Buano Utara dan Hunitetu, Kecamatan Inamosol” Ucap Kadis.

LEAVE A REPLY