Melati- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat Menggelar Safari Ramadhan di Dusun Melati Kecamatan Waisala. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekertaris Daerah Mansur Tuharea,SH,MM yang didampingi sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta staf.

Dalam sambutan Bupati Seram Bagian Barat yang dibacakan oleh Sekertaris Daerah menjelaskan dalam rangka pelaksanaan safari ramadhan 1439 Hijriah pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat bersama masyarakat di kecamatan Waisala dan kecamatan kepulauan manipa merupakan rahmat semesta alam.

Untuk itu, sekertaris daerah mengajak kepada semua umat muslim untuk mengisi akhir  bulan penuh berkah ini dengan berbagai kegiatan ibadah, jangan sampai kita melewatkan kesempatan mendapatkan maghfiroh atau ampunan dari Allah SWT selama pertengahan Ramadhan dengan hanya berdiam diri tanpa melakukan aktifitas.

“Mari kita laksanakan puasa Ramadhan semata-mata karena Allah SWT dirikan sholat fardhu dengan berjamaah, tadarus Al’ Quran dan Qiyamr di bulan suci ramadhan berupa bantuan  menyantuni  anak-anak yatim piatu,fakir miskin dan kaum dhuafa sehingga dapat mewujudkan daerah yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofu dapat dicapai.” Tegas Sekda

Lanjutnya, Safari Ramadhan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat bersama masyarakat ini merupakan salah satu rukun utama dalam hukum  islam serta pemaknaan manifestasi dari visi misi pemerintah daerah yang  peduli terhadap pembinaan dan peningkatan spiritualitas umat islam yang menjamin tatanan masyarakat yang berketuhanan yang maha esa serta meningkatkan toleransi dan kualitas pelayanan kehidupan beragama untuk membentuk watak, akhlak dan tingkah laku yang baik.

“Mari basudara, beta biking bae, ale biking bae, katong samua biking bae, pasti bumi saka mese nusa ini jadi lebe bae ! sehingga Allah SWT pasti memberikan yang bae-bae par katong samua”, ajak sekda,

Sekda juga berpesan kepada masyarakat agar tambahkanlah kedamaian di bumi saka mese nusa, tingkatkanlah harmonisasi kehidupan, jagalah stabilitas social serta saling menghargailah antar umat beragama dan suku bangsa di tanah ini sehingga dapat menjadi instrument untuk memperkokoh semangat kebangsaan dan kebinekaan sebagai kekuatan moral dan piral utama untuk membangun Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku dan Negara Republik Indonesia.

LEAVE A REPLY