Piru- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila pada Tanggal 1 Juni Tahun 2018 di Halaman Upacara Kantor Bupati Seram Bagian Barat. Asisten Bidang Administrasi Umum dan Pembangunan Drs. Leonard Kakisina bertindak selaku Ispektur upacara, turut hadir dalam upacara tersebut Kepala Lapas IIb Piru, Kepala Kejaksaan Negeri Piru, Perwira Penghubung SBB Kodim 1502/Masohi, Polres Seram Bagian Barat, dan Komandan brimob IIB Seram Barat, Forkopinda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tokoh Agama, Pegawai lingkup Pemda SBB, siswa-siswi dari tingkat SMP dan SMA.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2018 yang dirayakan bertemakan “Kita Pancasila, Bersatu, Berbagi, Berprestasi. Yang dicabarkan dalam sub tema : memperkokoh pemahaman Pancasila, menumbuhkan kecerdasan rakyat, mengamalkan Pancasila, mewujudkan kerukunan sosial, mengamalkan pancasila mewujudkan keadilan sosial, memperkokoh keteladanan Pancasila diruang publik, Pancasila dan Inspirasi berprestasi, Pancasila pemersatu bangsa, mengamalkan Pancasila menumbuhkan semangat berbagi.”

Upacara Lahirnya Pancasila telah ditetapkan pad atanggal 1 Juni dan menjadi hari libur nasional mulai Tahun 2017 sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 dengan didasari pada penyelidikan yang mendalam atas  naskah otentik risalah sidang Badan Oentoek menyelidiki oesaha-oesaha persiapan kemerdekaan yang mencatat bahwa 1 Juni 1945, Ir. Soekarno yang mencetuskan pertama kalinya Pancasila sebagai dasar Negara.

Dengan merayakan hari lahirnya Pancasila, bangsa ini hendak mengenang peristiwa yang dihasilkan melalui percakapan yang sedemikian mendalam dan demokrasi dari “Founding fatgers and Mothers” bangsa Indonesia.

Untuk itu, lewat perayaan 1 Juni menegaskan komitmen bersama sebagai berbangsa, yang dalam kesatuannya berkomitmen membangun kemandirian bangsa, mengurusutamakan pancasila sebagai panduan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi meraih cita-cita yang gemilang.

Diharapkan rakyat Indonesia dapat menghayati dengan makna kesatuan dan persatuan, dimana warganya dengan latar belakang yang majemuk dapat bertemu, saling memahami dan bersepakat agar dapat menguatkan fondasi berbangsa, dan merasakan indahnya versatu, berbangsa dan berprestasi untuk mencapai cita-cita bangsa. Dengan cara – cara khas berbagi dalam peri kehidupan sehari-hari anak-anak bangsa, membangun semangat gotong royong, sekaligus menampilkan prestasi-prestasi yang muncul karena semangat kebersamaan dan saling menunjang. Demikian demikian masyarakat melihat bahwa Pancasila telah menjadi inspirasi untuk berprestasi.

LEAVE A REPLY