PEMDA SBB PAPARKAN TARGET PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN 2018

0
51

PIRU- Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat, paparkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2018 pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat.

Dalam paparan tersebut, kebijakan anggaran pendapatan asli daerah ditargetkan sebesar Rp. 45.143.162.094.69 untuk tahun anggaran 2018, yang masih mengacu pada target tahun sebelumnya. Dana perimbangan juga ditargetkan sebesar Rp. 904.840.361.000.00 pada tahun anggaran 2018, sesuai peraturan Presiden nomor 97 tentang Rincihan APBN Tahun anggaran 2017 dan peraturan Menteri Keuangan No. 112/PMK.07/2017 tentang perubahan atas peraturan Menteri Keuangan No : 50/PMK.07/2017 tentang pengolahan transfer ke daerah dan Dana Desa.

Sementara Pendapatan lain-lain Daerah yang sah ditargetkan  sebesar Rp. 99.199.108.898.00. pada tahun anggaran 2018, dengan tetap memperhatikan realisasi yang disinkronkan dengan target yang di tetapkan pada tahun sebelumnya.

Dengan demikian pendapatan yang ditargetkan pada tahun 2018 adalah sebesar Rp. 1.049.18.631.992.69. dengan demikian dari gambaran yang tersaji menunjukan bahwa pendapatan yang diperoleh masih sangat tergantung pada pos dana perimbangan yaitu sebesar Rp. 89.94 persen dari total pendapatan yang dirancang.

Hal ini menjadi perhatian bersama untuk mendorong peningkatan PAD sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Sementara itu terkait dengan kebijakan belanja daerah untuk tahun anggaran 2018 terdiri dari belanja tidak langsung maupun belanja langsung. Ditargetkan belanja tidak langsung sebesar Rp. 586.411.435.896.00. sedangkan belanja langsung pada tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp. 470.771.196.096.69 dengan demikian total belanja daeah ditargetkan sebesar Rp. 1.057.182.631.992.69.00 pada tahun 2018.

Menurut Bupati SBB di ruangan rapat DPRD mengatakan Kebijakan belanja yang dirancang, masih menunjukan persentase belanja yang tinggi pada pos belanja tidak langsung. Hal ini disebabkan karena pendapatan untuk membiayai belanja pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat masih didominasi oleh Bagian Dana perimbangan. Padahal secara ideal semestinya dari Bagian pendapatan asli dari.

Dari paparan kebijakan belanja daerah yang dirancang pada tahun anggaran2018 adalah anggaran defisit yang disebabkan target pendapatan sebesar Rp. 1.049.18.631.992.69. lebih kecil dari target belanja Rp. 1.057.182.631.992.69.00. tahun 2018 atau deficit belanja sebesar Rp. 8.000.000.000.00. deficit ini akan ditutup dengan kebijakan pembiayaan pada pos penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya.

Untuk penerimaan pembiayaan daerah yang merupakan sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran 2018 ditargetkan sebesar Rp. 10.000.000.000.00. pada tahun anggaran 2018. Pengeluaran pembiayaan daerah pada tahun 2018 sebesar Rp. 2.000.000.000.00.

Dengan demikian secara keseluruhan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten Seram Bagian Barat Tahun Anggaran 2018 adalah anggaran perimbangan (deficit/surflus =0).

LEAVE A REPLY