Piru. Tuhan telah menganugerahkan kekayaan sumber daya alam daerah Seram Bagian Barat yang sangat luar biasa, dimana sejumlah besar memiliki daya tarik wisata yang sangat potensial dalam berbagai jenis. Trend kunjungan wisatawan pun semakin meningkat dari waktu ke waktu, disisi lain berbagai jenis usaha ekonomi kreatif dan kegiatan pariwisata masyarakat pun semakin berkembang. Hal ini dikatakan oleh Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Timotius Akerina, SE, M.Si ketika membuka acara Sosialisasi Peraturan Bidang Kepariwisataan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Maluku di Kantor Jemaat GPM, Piru pada Jumat (4/04/2018)

Katanya pula, kita ketahui bersama bahwa pembangunan pariwisata secara terintegrasi akan memberi kompensasi multi player efek secara langsung kepada sector lainnya, membuka lapangan pekerjaan, memberikan kesempatan berusaha baru, meningkatkan income masyarakat, mendorong sinergitas akses, mempercepat interkoneksi lintas sektor, dan lainnya yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan.

“Pemerintah sangat koncern untuk mendorong pengembangan pembangunan pariwisata di Kabupaten Seram Bagian Barat. Sebagai komitmen program kami for kasi bae SBB sesuai potensi daerah ini, maka sector pariwisata menjadi prioritas pembangunan daerah setelah sektor perikanan dan pertanian. Reviuw terhadap Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA) telah dilakukan tahun lalu, seiring terjadi perubahan dan pembaharuan regulasi, tahun ini sementara diprogramkan untuk RIPPDA tersebut dapat diperdakan, kami juga telah bekerjasama dengan para investor untuk memacu investasi daerah ini.” jelas Wakil Bupati.

Terkait dengan itu, maka dibutuhkan adanya kerangka aturan regulasi yang menjamin iklim usaha, terutama di sector pariwisata, agar para investor, pengusaha atau masyarakat pelaku usaha jasa dan sarana pariwisata dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Sebagaimana kita ketahui bahwa Undang-Undang Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepariwisataan secara umum mengatur tentang destinasi wisata, sarana pariwisata dan usaha jasa pariwisata.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, Wakil Bupati memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Bidang Kepariwisataan yang di prakasai oleh Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia atas terpilinya kabupaten Seram Bagian Barat sebagai tempat penyelenggara.

“Saya berharap, kegiatan ini akan memberikan manfaat yang besar, terutama meningkatkan wawasan dan pengetahuan hukum bagi pelaku usaha pariwisata di daerah ini sehingga usaha yang dijalankan tidak bertentangan dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku.” harap Wakil Bupati.

LEAVE A REPLY