Piru- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat Lewat Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Seram Bagian Barat menyerahkan Biaya Pemulangan Pegawai Yang Pensiun Lingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat Tahun 2018 kepada 62 orang Pensiunan.

Penyerahan Biaya Pemulangan tersebut diserahkan langsung oleh Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kepegawaian Setda SBB Drs. Leonard Kakisina, yang didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gaspar Pesireron,M.Pd mewakili Bupati Seram Bagian Barat di ruang pertemuan lantai dua kantor Bupati SBB.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gaspar Pesireron,M.Pd dalam penjelasannya kepada para penerima biaya pemulangan pegawai yang pensiun lingkup Pemkab SBB mengatakan bahwa rata-rata pensiunan lingkup Pemkab SBB dalam satu tahun bekisar antara 91 bahkan ratusan pegawai.

Jika Pemda hanya bisa dapat mengatasi pembayaran hanya untuk puluhan pegawai maka akan terjadi tunggakan setiap Tahunnya. Oleh karena itu, pegawai purna bakti dari 2013-2016 tetapi baru kali ini pemerintah berkesempatan untuk mengundang para pensiunan untuk menerima pemberian biaya pemulangan pegawai yang pension.

Katanya pula, bagi Pemerintah Daerah bukan soal uang, tetapi asas keadilan, asas pemerataan, sangat dijaga oleh pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat.

Sementara itu, Asisten III dalam arahannya mengatakan, ini sebenarnya bukan keharusan dan kewajiban tetapi bagi pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berpikir bahwa kenapa tidak kami memberikan sedikit dari apa yang punya pemerintah ini untuk bisa memberikan sedikit ole-ole untuk mengembalikan para pegawai yang sudah pensiun ke rumah atau alamat masing-masing.

“Inilah yang bisa pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berikan  walaupun angkanya kecil yang tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan selama mengabdi sebagai pegawai negeri sipil di lingkup pemkab SBB. Bapak Bupati mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdian selama mengabdi di Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dimana sudah banyak hal yang telah dibuat untuk pemerintah daerah dan masyarakat baik itu tenaga guru, tenaga kesehatan  dan bahkan tenaga struktural di lingkup Pemkab SBB” Ucap Asisten III.

LEAVE A REPLY