Piru- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat akan siap melaksanakan pemilihan Kepala Desa Serentak (Pilkades) Tahun 2021. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Seram Bagian Barat Moksen Pellu S. Pi  di ruang kerjanya.

Menurutnya, Bupati Seram Bagian Barat, Timotius Akerina SE M.Si telah menandatangani  jadwal kampanye dari Para Calon Kepala Desa yang akan berpartisipasi dalam ajang Pilkades SBB.

Adapun jadwalnya diantanya pada tanggal 14-16 Oktober 2021 masuk pada masa kampanye, pada tanggal 17 sampai 19  oktober 2021 memasuki masa tenang. Selanjutnya  tanggal 20 Oktober 2021 pentahapan gelombang pertama Pilkades SBB Tahun 2021 yang diselenggarakan secara serentak, mencapai klimaksnya  dengan hari pencoblosan para calon Kades tersebut.

Katanya Pula, perhelatan Pilkades pada  gelombang pertama, semua fasilitas sudah disiapkan tinggal menunggu waktu pelaksanaannya saja. Pekan depan pihaknya sudah memulai pekerjaan melipat surat suara. Sementara  untuk Gelombang II Pilkades SBB Tahun 2021, akan diikuti  29 Desa,  dimana tahapan yang sedang berlangsung adalah, Penetapan Daftar Pemilih Tetap(DPT) dan Penetapan Calon Kepala Desa. Untuk penetapan Calon, Kita masih menunggu  Panitia Pemilihan Kepala Desa, tingkat Desa untuk memasukan dokumen- dokumen Pilkadesnya terutama para Balon  untuk ditindaklanjuti.

Lanjutnya,  gelombang II Pilkades  awalnya akan diikuti 30 Desa secara serentak,  namun ada terjadi  penolakan terhadap Pilkades,  dengan alasan masih menunggu pengesahan Perda Negeri. Kita sudah memberikan penjelasan dari berbagai sudut terutama soal aturan yang berlaku, hasilnya ada yang sudah mau mengikuti Pilkades, tetapi ada yang ngotot tetap tidak mau mengikuti Pilkades,” terangnya.

Tiga desa yang awalnya menyatakan ikut Pilkades SBB Tahun 2021 namun  kemudian menolak  adalah  Desa Manusa, Kelang Asaude dan Buano Hatuputi.

Menyikapi kondisi itu,   pihak Dinas PMD SBB telah menyarankan kelompok tersebut untuk melakukan pertemuan dengan BPD, agar mengambil keputusan, karena keputusan suatu Desa untuk ikut dan tidaknya dalam Pilkades SBB Tahun 2021 tergantung hasil Musyawarah BPD.

LEAVE A REPLY