Setelah melakukan blusukan memantau harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok di kota Piru bersama Forkopimda Seram Bagian Barat, Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat M. Yasin Payapo langsung menuju ke Rumah Susun milik Pemda SBB di kota Piru pada Sabtu, (28/3) guna mengecek kondisi Rusun tersebut yang nantinya dijadikan sebagai alternativ penangan pasein Covid-19 jika dibutuhkan.

Langkah tersebut diambil sebagai ikhtiar jika Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat yang berada di kota Piru sudah tidak memadai lagi.

“saya perlu ingatkan bahwa langkah ini kami ambil hanya sebagai ikhtiar saja, jika dibutuhkan maka banguan ini siap dugunakan”, Ungkap Bupati.

Menurut Payapo, Rusun yang terletak tepat dibelakang Polres Seram Barat tersebut yang telah diresmikan itu hingga kini belum ditempati, sehingga menurutnya dengan ketersediaan kamar  yang ada sangat layak untuk digunakan jika dibutuhkan.

Bupati SBB. M. Yasin Payapo saat berbincang dengan para awak media di Rusun Pemda SBB yang nantinya dijadikan alternativ bagi penanganan pasien Covid-19

Di Kabupaten SBB jumlah ODP atau Orang Dalam Pengawasan berjumalah 16 orang. Dari data tersebut tidak ada pasien yang berstatus Positif Covid-19.

“sekali lagi saya ingin tegaskan bahwa ini hanya sebagai langkah ikhtiar saja, olehnya itu saya himbau kepada kita semua untuk tetap ikuti anjuran pemerintah terkait pencegahan covid-19 agar kabupaten ini dapat terhindar dari sebaran virus tersebut”, pinta Payapo.

LEAVE A REPLY