Piru – Berbicara tentang gudang petinju di Kabupaten Seram Bagian Barat, Desa Lohia Tala turut melahirkan banyak petinju Nasional dan bahkan Internasional seperti dua petinju saudara yang namanya mulai terukir sebagai petinju Nasional Julius Lumoly dan Ralin Lumoly yang pernah menjadi atlet tinju terbaik dan mendapatkan medali emas tinju kelas 60 kg pada pekan olahraga Provinsi  Maluku (POPMAL) II tahun 2011, dan kini nama Ralin Lumoly mulai memuncak sebagai Petinju Internasional mengikuti jejak Krist Jhon.

Sepintas tentang dua petinju asal Desa Lohiatala dan beberapa generasi dibawah mereka yang selalu menghadirkan medali emas untuk Kabupaten Seram Bagian Barat, dan mengembangkan eksistensi bibit-bibit baru yang akan bertarung untuk Kabupaten Seram Bagian Barat di berbagai kejuaraan. Maka pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat sementara ini membangun sasana tinju di Desa Lohiatala.

Menurut Bupati Seram Bagian Barat, Drs. Moh Yasin Payapo pada acara peresmian gedung baru baileo Desa Lohiatala mengatakan, untuk menjaga eksistensi serta mencetak bibit-bibit juara tinju professional dari Kabupaten Seram Bagian Barat maka saat ini pemerintah telah menganggarkan anggaran untuk pembangunan sanana tunju di Desa Lohiatala.

“ Dalam pogres kedepan pemerintah daerah akan mengembangkan potensi-potensi generasi muda di Kabupaten Seram Bagian Barat dalam dunia olahraga. Jadi kalau di Desa Lohiatala  olahraga yang diminati oleh generasi muda adalah tinju, dan sudah dianggarkan pada tahun ini adalah pembangunan sasana tinju di Desa Lohiatala. Selain Tinju, pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat akan mencari bibit-bibit pemain bola kaki untuk dilatih menjadi pemain Kabupaten Seram Bagian Barat. ” jelas Bupati.

Diharapkan dengan adanya pembangunan sasana tinju di Desa Lohiatala, maka Desa Lohitala dapat melahirkan petinju-petinju terbaik bagi Kabupaten Seram Bagian Barat dalam berbagai event Provinsi dan bahkan event Nasional.

LEAVE A REPLY