PIRU-Tuntutan masyarakat yang berekspresi berserikat dan menyampaikan pendapat, memperoleh dan menyebarkan informasi yang dilindungi Undang-undang Pers, menghormati hak asasi seorang dan dikontrol oleh masyarakat dalam mengontrol demokrasi. Sehingga Pers dituntut untuk dapat menyajikan informasi yang akurat, fakta kepadamasyarakat dan orang porsenil menuju masyarakat madani, sehingga masyarakat dapat mengontrol melalui surat pembaca. Hal ini dikatakan oleh Wakil Bupati Seram Bagian Barat, ketika menyampaikan sambutan pada Pelantikan Pengurus IPJI Kabupaten Seram Bagian Barat Periode 2017-2022.

Katanya pula, momentum pelantikan tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk merajut tali silahtuhrahmi antara sesame anggota dalam meningkatkan kualitas professionalism jurnalis yang mengacu pada UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dimana perubahan sistem demokrasi yang telah mendapatkan legitimasi formal dan keadilan serta supremasi Hukum.

“Mari kita lakukan wawancara dan penulisan yang balance dan professional. Organisasi harus resmi terdaftar di Kesbangpolinmas Kabupaten Seram Bagian Barat. Mitra yang baik adalah yang selalu mengingatkan kalau ada yang salah, yang harus diingat adalah karena pembinanya Bupati, ketua DPRD dan Sekda, sehingga harus hati-hati dalam memberikan kritik dan harus mampu menjaga sikap profesionalisme dan memahami Kode Etik Jurnalis.  “Saya berharap kepada IPJI, semua ada untuk kase bae Kabupaten Seram Bagian Barat, kase bae Bumi Saka mese Nusa,” “Mari kita sama-sama bergandengan tangan for Kase Bae Kabupaten Seram Bagian Barat dan perbedaan yang ada ini untuk kasih Bae Kabupaten Seram Bagian Barat,”  ucap Wakil Bupati.

Dirinya meminta agar Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia  dan Persatuan Wartawan Indonesia  dapat bersama-sama bergandeng tangan membangun Kabupaten Seram Bagian Barat. Karena Pers dituntut untuk harus professional termasuk dalam melakukan wawancara, misalnya minimal ada tanda pengenal, belajar etika dalam menegur atau menyapa untuk melakukan konfirmasi atau saat hendak melakukan wawancara. Pasalnya, “PWI dan IPJI adalah mitra dan jangan hanya berita yang tidak baik saja yang diangkat, tetapi berita yang baik juga harus seimbang. Saya harapkan jangan hanya berlindung dalam hak jawab dalam pemberitaan yang tidak baik, karena nama yang tercemar susah untuk diperbaiki, kalau sudah terpublikasi,”

LEAVE A REPLY