Danlantamal IX Ambon, Laksamana Pertama TNI Antongan Simatupang

Piru – Sekretaris Daerah, Mansur Tuharea, SH mewakili Bupati SBB membuka dengan resmi seleksi calon paskibra Kab SBB tahun 2019 bertempat di aula kantor Bupati lantai 3.

Perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan peristiwa monumental dan memiliki nilai sejarah bagi setiap insan generasi muda yang mendiami bumi  pertiwi ini. Pada tanggal 16 Agustus 1945, Soekarno – Hatta melaksanakan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) di Jalan Pejambon nomor 2 Jakarta. Selain merumuskan naskah Proklamasi, juga mempersiapkan  peralatan yang diperlukan, termasuk tiang bendera dan bendera yang dijahit tangan oleh Ibu Fatmawati Soekarno. Pada saat yang sama pula, lahirlah pasukan pengibar bendera Pusaka yang dikenal dengan Paskibraka.

Pengibaran bendera pusaka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peringatan detik – detik Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 2019 yang akan datang, pengibaran bendera pusaka akan dilakukan oleh putra putri terbaik bangsa yang telah diseleksi, dilatih dan dididik.

“Setiap tahun kita laksanakan penjaringan dan seleksi yang dimaksudkan untuk mendapatkan putra putri yang berintegritas, sehat jasmani dan rohani, memiliki jiwa patriotik, berwawasan kebangsaan serta memiliki jiwa nasionalisme. Seleksi yang dilaksanakan setiap tahun juga mempunyai makna yang sangat penting bagi generasi muda bangsa yakni untuk menumbuhkan dan memantapka  nilai – nilai kebangsaan, persatuan dan kesatuan, cinta tanah air serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara” terang Tuharea.

Lebih lanjut, Sekretaris Daerah menjelaskan bahwa hari ini akan dimulai seleksi untuk menentukan 4 orang putra putri terbaik yang akan mewakili Kabupaten Seram Bagian Barat ke tingkat Provinsi dan 28 orang putra putri terbaik yang akan bertugas pada saat pengibaran dan penurunan bendera merah putih pada tanggal 17 Agustus 2019 di tingkat Kabupaten.

Beliau pun mengharapkan agar siapapun yang akan terpilih sebagai anggota paskibraka, nantinya tugas ini dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Kalian merupakan generasi muda harapan bangsa yang kelak akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan. Di pundak kalian  terletak harapan dan masa depan bangsa dan negara bahkan daerah ini. Rangkaian kegiatan Paskibraka dari seleksi, pendidikan dan latihan sampai pada pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera, merupakan mata rantai yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Keberhasilan Paskibraka dalam melaksanakan tugas sangat bergantung pada persiapan latihan serta kesadaran dari semua pihak. Untuk itu, sekali lagi saya harapkan keseriusan dan komitmen semua peserta maupun pelatih. Dan proses  seleksi ini saya harapkan dilaksanakan secara objektif dan transparan yang didasarkan pada integritas, kualitas, kapasitas dan kapabilitas personal calon anggota Paskibraka.

Lebih lanjut Ketua panitia seleksi, E. Larwuy, SPd menjelaskan bahwa Kegiatan Paskibraka merupakan rangkaian dari mata rantai aktifitas yang dimulai dari persiapan, sosialisasi, rekrutmen dan seleksi, pemusatan latihan sampai pada pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera merah putih serta pemberian penghargaan kepada anggota Paskibra yang telah berhasil menunaikan tugasnya. Tahapan awal rekrutmen calon paskibraka dilakukan melalui sistem monitoring dan evaluasi pada semua satuan pendidikan menengah yang ada di 11 kecamatan dengan mempedomani petunjuk teknis rekrutmen yang berlaku secara nasional. Sistem monitoring dan evaluasi ini kami lakukan di semua satuan pendidikan menengah SMA, MA dan SMK dengan maksud untuk memberikan kesempatan kepada semua siswa siswi pada satuan pendidikan menengah di daerah ini untuk berpartisipasi dalam setiap even regional maupun nasional, dan bukan untuk satuan – satuan pendidikan tertentu saja.

Jumlah peserta yang mengikuti seleksi paskibraka berjumlah 50 orang siswa siswi SMA, MA dan SMK dari 11  kecamatan. Seleksi dilakukan  dari tanggal 23 sampai 25 April 2019 di Lapangan Brimob Piru dan diseleksi oleh tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Dispora dan tim Kesehatan RSUD Piru.

LEAVE A REPLY