PENGGUNAAN DANA DESA DAN ADD NEGERI MATAPA TAHAP PERTAMA SELESAI

0
21

Taniwel, Desa Matapa Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat telah menyelesaikan tahap pertama dana desa (DD) sebesar 60 % dan Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar 40% untuk pemberdayaan dan melaksanakan kesejahteraan masyarakat di Desa Matapa. Hal ini dikatakan oleh Penjabat desa Matapa Harun Sawaule dilantai 3 gedung Bupati Seram Bagian Barat.

Katanya pula, penggunaan dana desa dan anggaran dana desa pada umumnya diperuntukan untuk pemberdayaan masyarakat Matapa yang telah dibagi dalam kelompok-kelompok pemberdayaan, pembangunan gedung  kantor desa, mendukung kegiatan seni budaya, lokakarya pembuatan kue dan jus dari buah pala, serta memenuhi kegiatan-kegiatan lain yang bersumber dari dana desa dan anggaran dana desa.

“ Kami telah menyelesaikan 60 % dana desa dan 40 % anggaran dana desa,  untuk menjawab progam pemberdayaan masyarakat desa Matapa, pembelian dan pembagian mesin potong, kegiatan posyandu, pembuatan kue dan jus pala dari pangan local yang dilakukan oleh warga desa. Dimana rinciannya sebagai berikut, penggunaan dana desa 60 % yaitu untuk pembangunan sarana dan prasarana olahraga  sebesar Rp. 26.035.000, program bidang pemberdayaan posyandu dan bkb sebesar Rp. 11.190.000, pemberdayaan ekonomi masyarakat tenaga surya sebesar Rp. 215.529.000, pembentukan Badan usaha milik desa (BUMdes) nbegeri Matapa sebesar Rp. 17.781.000, pegembangan kelompok tani dengan pembelian mesin potong rumput sebesar Rp. 97.500.000, dukungan seni budaya sebesar Rp. 53.600.000, pelatihan pengembangan pangan local sebesar Rp. 18.281.000, sosialisasi perundang-undangan tentang desa sebesar Rp. 14.821.000, dan dukungan kegiataan keagamaan untuk pembelian material sebesar Rp. 15.000.000.

Sedangkan rincian 40 % anggaran dana desa yang diperuntukan diantaranya untuk biaya operasional kantor desa sebesar Rp. 229.648.193, pembangunan balai desa baru sebesar Rp. 122.862.193, kegiatan belanja pegawai penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa sebesar Rp. 31.500.000. tunjangan kepala desa dan perangkat sebesar Rp. 21.210.000, tunjangan BPD dan anggota sebesar Rp. 15.876.,000, intensif desa sebesar Rp. 8.700.000, dan operasional RT dan RW sebesar Rp. 4.500.000, jelas mantan aktivis GMKI Cabang Ambon tersebut.

Lanjutnya, sasaran pembangunan dana desa dan anggaran dan desa pembangunan kantor desa matapa masih dalam proses pekerjaan. Untuk itu, Sawaule berharap dari masyarakat desa Matapa agar dapat memanfaatkan penggunaan dana desa dan anggaran dana desa dengan baik agar dapat berguna demi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta sasaran penggunaan dana desa dan anggaran dana desa yang diharapkan oleh pemerintah pusat, daerah kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik. Harapnya.

LEAVE A REPLY