PIRU- Akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Piru dan sekitarnya hingga pukul 10 pagi dini hari membuat aktivitas perkantoran dan persiapan upacara bendera Memperingati Hari Guru Nasional dan HUT Ke 72 PGRI Tahun 2017 menjadi terganggu. Hal ini juga tidak mempudarkan semangat Pemerintah Daerah  Seram Bagian Barat untuk memperingati Hari Guru Nasional dan HUT ke 72 PGRI Tahun 2017.

Nyatanya lokasi awal upacara Bendera yang ditetapkan di halaman kantor Bupati SBB tidak dapat digunakan karena terendam air, maka upacara bendera Hari Guru Nasional dan HUT PGRI dilangsungkan pada ruang pertemuan lantai 3 Kantor Bupati Seram Bagian Barat, Desa Morekau.

Hari Guru Nasional dan HUT ke 72 PGRI Tahun 2017 bertemakan “Membangun Pendidikan Karakter Melalui Keteladanan Guru” dipimpin langsung oleh Bupati Seram Bagian Barat Drs. Moh Yasin Payapo. M.Pd.

Menurut Bupati Seram Bagian Barat kepada wartawan ketika selesai upacar bendera mengatakan,pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat akan membekali para Guru di kabupaten tersebut agar dapat professional dan berkompeten dengan menerapkan delapan aitem yang harus dikembangkan.

Jika nantinya guru dikabupaten Seram bagian barat sudah berkompeten dengan memiliki kemampuan intelektual.

“Bagi saya, Guru yang pintar belum tentu sama dengan guru yang terstandar yang dapat mentransfer nilai kepada para siswa dimana menempatkan kualiats strategi dan metodologi tertentu, karena jika berbicara tentang guru yang professional yaitu guru yang memiliki kemampuan untuk mentransfer nilai dari guru ke siswa, untuk itu, siswa sebagai penerima informasi dari guru harus nyaman untuk menerima informasi dari guru, dimana kenyamanan ditentukan dengan adanya kelas yang tidak bocor, siswa satu orang harus duduk pada satu kursi.” Jelas Bupati.

Lanjutnya, kedepan pemerintah daerah Kabupaten SBB akan menerapkan semua sarana perbaikan pendidikan bagi kenyamanan dalam belajar mengajar. Sekaligus akan memfokuskan pada kesejahteraan guru sehingga harapan guru berkualitas dan siswa berkualitas dapat tercapai.

Dalam waktu dekat, Pemerintah kabupaten Seram Bagian Barat akan memperbanyak 100 pengawas pendidikan seklaigus memfasilitasi dengan sepeda motor, dana operasional, sehingga pengawas dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Perhatian Bupati untuk mengangkat derajat para guru di Kabupaten Seram Bagian Barat karena dirinya sebelum menjadi bupati Seram Bagian Barat, pekerjaan profesinya seorang guru.

“ Saya juga seorang guru, saya bupati dari seorang guru, asli guru. Oleh sebab itu jeratan persoalan kesejahteraan guru sangat saya dalami.” tegas bupati.

Untuk itu dirinya berharap agar PGRI dapat mendampingi Bupati SBB agar dapat bersama-sama melihat persoalan-persoalan yang dihadapi dunia pendidikan sehingga jika ada masalah maka kita akan memberantas permasalahan tersebut secara perlahan-lahan.” Harapnya.

LEAVE A REPLY