Piru-Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah yang berkemajuan di Kabupaten Seram Bagian Barat akan tetap bergandeng tangan untuk memajukan gerakan muhammadiyah agar dapat bernilai ibadah disisi Allah SWT. Hal itu dikatakan oleh Ketua Muhammadiyah Kabupaten Seram Bagian Barat Burhanudin Tubaka, S.Sos pada acara Pengukuhan Pengurus PP Muhammadiyah Kabupaten Seram Bagian Barat Periode 2018 -2023 di Gedung Hatuelu, Rabu (23/5).

“Saya ingin menegaskan bahwa Muhammadiyah dalam Muktamar ke 46 Tahun 2010 dengan mengusung tema Islam Berkemajuan sebagai tema esensial yang telah lama dijalankan menjadi arah dan petunjuk bagi kami dalam menahkodai organisasi Muhammadiyah ini untuk menjadi Islam Berkemajuan bukan hanya retorika-retorika belaka, tetapi subtansi serta esensi dari arah gerak perjuangan Muhammadiyah dalam memajukan bangsa Indonesia. Islam berkemajuan tentu mengikuti kaidah ilmu pengetahuan yang bertumbuh  pada ketauhidan dan rasionalitas. Oleh karena itu, sebagai gerakan dakwa, Muhammadiyah terus meluruskan jalan bagi pengabdian kepada agama, bangsa, dan Negara.” Tegas Burhanudin.

Lanjutnya, dalam konteks itu, gerakan muhamadiyah dalam relasi dengan negara atau pemerintah tidak menjadi masalah tetapi justru saling komopatibel atau saling mengisi satu sama lain. Hal ini sangat penting sebab, begitu banyak fenomena atau sikap-sikap antipati terhadap pemerintah atau idiologi negara yakni Pancasila. Bagi Muhammadyah Pancasila tidaklah bertentangan dengan islam, dan tidak ada alasan sedikitpun untuk menolak Pancasila. Paham ke-islam-an Muhammadiyah tidak sekedar kompatibel akan tetapi justru memberikan pengayaan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Untuk itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Seram Bagian Barat pada periode Kepemimpinan ini akan mengedepankan kerja-kerja professional, terbuka, terukir, komunikatif, koordinatif dan kolaboratif untuk mengegrakan roda organisasi secara bersama-sama untuk mencapai tujuan.

“saya juga ingin jelaskan sampai saat ini jumlah amal usaha Muhammdiyah Kabupaten Seram Bagian Barat untuk tingkat MI/SD berjumlah 10. MTs/SMP berjumlah 10, SMA berjumlah 4, total keseluruhan 24 amal usaha. Sementara itu, pada minggu kemarin telah dilakukan peletakan batu pertama pesantren modern atau Boarding School di Dusun Kelapa Dua, Kecamatan Kairatu dan rencananya bulan depan akan diadakan peletakan batu pertama Rumah Sakit Umum Muhammadiyah di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu. Pasalnya sampai detik ini jumlah warga Muhammadiyah di Kabupaten Seram Bagian Barat mencapai 15.450 jiwa” jelas Burhanudin Tubaka.

LEAVE A REPLY