Piru-Polres Seram Bagian Barat menggelar Apel Operasi Zebra Siwalima dihalaman upacara Kantor Polres SBB yang dipimpin langsung oleh Kapolres SBB AKBP. Tarida Butar Butar.SIk.

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan Kamsel Tibcar Lantas di Lingkup Polres SBB ditandai dengan adanya penyamatan pita Operasi secara simbolis oleh Kapolres SBB kepada Briptu. Azhrul dan Bripda Reksa Putri Rahayu,

Kapolres SBB AKBP. Tarida Butar Butar.SIk. ketika membacakan arahan Kapolda Maluku mengatakan, masalah pada bidang Lalu Lintas di anggap cukup besar akhir – akhir ini yang mana berkembang cepat dan dinamis. Semua itu karena adanya konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, dan populasi penduduk yang mana kendaraan sebagai alat transportasi dan jaminan kebutuhan hidup.

“Perkembangan transportasi di era digital dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman, (cukup menggunakan Handphone), sehingga modernisasi ini perlu di ikuti dengan inovasi dan kerja keras Polri khususnya Polantas. Sesuai amanat UU Nomor 22 tahun 2009 Tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Polda Maluku harus mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (Kamsel Tibcar Lantas)”. Katanya pula, berdasarkan program ” Decade of action for Road safety 2011 – 2020, atau Decade aksi keselamatan jalan yang telah di canangkan oleh perserikatan Bangsa – bangsa (PBB), yang bertujuan untuk mengstabilisasi dan mengurangi tingkat kematian di jalan raya. Ucap Kapolres.

Saat ini yang menjadi fokus perhatian adalah keselamatan bagi pengguna jalan, dalam konteks ini lalu lintas dapat di pahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya Bangsa dan cermin tingkat modernitas.

Selain itu, dari hasil pantauan anggota Polres di dapati masih banyak anak – anak SMA/SMP di bawa umur yang menggunakan sepeda motor untuk ugal-ugalan dan bahkan tidak menggunakan helm. bahkan kelengkapan kendaraan pun tidak di miliki, sehingga pihaknya akan melaksanakan program yang sudah ada, kemudian langkah – langkah penertiban dan memberikan edukasi dan sosialisasi bagaimana pentingnya menjaga keselamatan dalam berlalu lintas. Sebut Kapolres

Sementara itu, Kasat Lantas Polres SBB Iptu Baim Latim menjelaskan bahwa sejak Januari 2019 hingga Oktober 2019 lakalantas di Kabupaten SBB mencapai 26 kasus diantaranya; korban meninggal 11 orang, luka berat 6, luka ringan 50 orang, sementara tingkat penyelesaian 7 P 21 sebanyak 5, dan PSP3 – 4 dan ADRnya 10.

LEAVE A REPLY