Bencana gempa bumi berkekuatan 6,8 skala richter yang melanda wilayah Maluku khususnya Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sepekan lalu cukup menyita perhatian dan simpati dari banyak kalangan. Berbagai pihak hadir di Kabupaten SBB untuk memberikan bantuan baik berupa kebutuhan pokok maupun pemeriksaan kesehatan hingga pemulihan trauma. Hal ini pun dilakukan oleh Tim Relawan Aliansi Pecinta Alam Maluku Tengah (Malteng) dan K3I A Masohi yang baru tiba  Kamis (03/10/2019) kemarin.

Kedatangan para relawan dipimpin oleh Ketua Tim Aliansi Pecinta Alam Malteng Jamrud Tualeka dan disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten SBB Mansur Tuharea, S.H selaku perwakilan dari Pemerintah Kabupaten SBB. Mereka datang dari berbagai organisasi pecinta alam yang berada di Malteng dan bertujuan membantu langsung para korban bencana gempa bumi yang ada di wilayah Kabupaten SBB.

“Kami turut prihatin atas bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten SBB. Oleh karena itu, kami merasa terpanggil untuk datang kesini membantu para korban bencana”, Ujar Jamrud.

Para relawan yang berjumlah 31 orang ini membawa bantuan sembako yang akan disalurkan langsung kepada korban bencana di lokasi-lokasi pengungsian, tenaga medis untuk memeriksa kesehatan dan pemulihan trauma akibat bencana yang dialami oleh para korban khususnya kepada anak-anak. Kegiatan yang dilakukan relawan ini akan berlangsung selama tiga hari di wilayah Kabupaten SBB.

Dalam penyampaiannya, Sekda Kabupaten SBB merasa bangga dan mengucapkan terima kasih serta apresiasi atas kedatangan para relawan dari Maluku Tengah ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten SBB, kami merasa bangga dan mengucapkan terima kasih serta apresiasi karena para relawan ini datang untuk membantu meringankan beban Pemerintah Kabupaten SBB dan masyarakat yang terkena dampak dari bencana gempa”, Ujar Mansur.

Sekda Kabupaten SBB juga menambahkan akan membantu kebutuhan dari para relawan untuk memperlancar kegiatan yang mereka lakukan.

LEAVE A REPLY