Taniwel- Setelah melaksanakan safari ramadhan di dusun Melati Kecamatan Waisala belum lama ini, Sekertaris Daerah Mansur Tuharea,SH didampingi para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf lingkup Pemerintah Daerah dan rombongan turun langsug ke Desa Kasieh, Kecamatan Taniwel untuk kembali mengikuti Safari Ramadhan. Tema safari Ramadhan yang di usung oleh masyarakat Kasieh adalah dengan dilaksnakannya safari ramadhan, kita tingkatkan hubungan silatuhrami dalam dekapan orang basudara di bumi Saka Mese Nusa 25 Ramadhan 1439 Hijriah.

Sementara itu, Kedatangan Sekertaris Daerah dan rombongan disambut meriah dengan tarian Sawat nyanyian bernafaskan islam oleh anak-anak remaja Desa Kasieh.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Camat Taniwel dan Taniwel Timur, Ketua Klasis Taniwel, para Kepala Desa se-Taniwel dan Taniwel Timur, Kapolsek Taniwel beserta para Ibu Bayangkari Polsek Taniwel,  Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dari Desa Kasieh dan sekitarnya.

Sekda ketika membaca Sambutan Bupati SBB mengingatkan tentang pentingnya kehidupan selaku orang basudara di Bumi Saka Mese Nusa. “Selaku orang basudara yang mendiami bumi saka mese nusa seharusnya  kita saling menyayangi dan saling menopang demi kemajuan pembangunan daerah. Sebab pembangunan yang sementara dikerjakan oleh Pemerintah Daerah akan sia-sia jika tidak didukung oleh masyarakat SBB”.

Katanya pula, saat ini puasa telah sampai pada fase ketiga, dan isnyaallah ketika kita mampu melewati berbagai fase dalam bulan suci ramadhan maka kita akan tergolong orang-orang yang terlepas dari siksaan api neraka. Hal ini merupakan janji Allah, bagi orang-orang yang suci seperti seorang bayi yang baru lahir.

Sekertaris daerah juga sangat tertarik dengan tema yang diusung oleh Masyarakat Desa Kasieh, menurutnya proses hubungan silahtuhrami selaku orang basudara pada awalnya merupakan proses yang lahir dari adat dan budaya orang Maluku terkhusus Seram Bagian Barat, dan agama manapun turut memberikan dasar pada hubungan orang basudara tersebut. Bagaimana menjaga hubungan orang basudara hal ini harus dimulai dari perkataan yang tidak menyinggung dan menyakiti perasaan orang lain, saling menopang untuk hidup dalam kedamaian dan cinta kasih.

“Saya menghimbau kepada masyarakat SBB secara umum dan masyarakat Kasieh secara khusus untuk harus hidup damai satu sayang laeng, satu cinta laeng demi biking bae Kabupaten SBB kedepan.”  imbau Sekda.

 

LEAVE A REPLY