Salah satu warga binaan lapas klas II B piru kabupaten seram bagin barat (SBB) berinisial SH alias Lulu (31) fositif penderita penyakit HID/AIDS hal ini di sampaikan oleh kepala Lapas kelas II B Piru Saiful Sahri, AMd. Ip. SH. MH kepada wartawan di kantor Lapas Klas IIB Piru. Senin 14/10/209.

Kalapas mengatan Pihaknya baru mengetahui SH alias Lulu Fositif HIV/AIDS beberapa minggu lalu saat SH sakit dan kondisis tubuhnya menerun, pihak medis Lapas piru membawanya untuk pengobatan ke RSUD piru, saat mengecek darah, SH Fositif HIV/AIDS kata dokter.”
Ada satu warga binaan perempuan kami yang kena HIV/AIDS, kita baru ketahui saat dia sakit dan kita bawa ke RSUD piru, Hasil Cek darah positif HIV/AIDS.” Ujar tapang.

Saat mengetahui SH Fositif HIV/AIDS pihak Lapas piru langsung pindahkannya dari Ruang tahanan perempuan ke ruang Klinik untuk nenungggu pengobatan, SH belum bisa mendapatkan pengotan HIV/AIDS lantaran di RSUD piru tidak memilik obatnya, hingga pihak lapas harus berkodinas dengan pihak medis di ambon untuk pengobatan SH.”kita sudah pindahkannya dari ruang perempuan ke ruang klinik, saat ini kita lagi menunggu obat dari ambon lantaran di RSUD piru tidak memiliki obatnya.

Sementara itu kepala dinas kesehatan kabupaten seram bagian barat dr Anis Tapang Saat di hubungi oleh media ini lewat telepon selulernya mengatakan baru mengetahuinya saat di sampaikan oleh wartawan media ini senin 14/10/2019.

Dan tapang langsung memerintahkan stafnya mengungjungi SH penderita HIV-AIDS itu di Lapas Klas II B piru, ” sayu baru mendengar dan baru tau, pihak RSUD piru belum sampaikan ke kami, Saya akan perintahkan staf saya untuk mengecek ke Lapas langsung.” Kata tapang.

Lanjut tapang ia akan berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk pengobatan SH ke Ambon , pasalnya status SH adalah tahanan MA atas kasus Narkoba.”kita akan kordinasikan dengan pihak Lapas untuk pengobatannya ke Ambon, apalagi yang bersangkutan adalah Tahanan .” Sebut tapang.

Tapang juga mengharapkan buat masyarakat untuk menghindari HIV/AIDS dengan tidak melakukang Hubungan Sex Di luar nikah, di karenakan HIV/AIDS dapat tertular melalui melalui hubungan Sex .” Untuk mencega HIV/AIDS Saya himbau agar masyarakat tidak melakukan hubungan Sex di luar nikah,” ujar tapang.

LEAVE A REPLY