Piru – Sebagai tuan rumah lomba PESPARAWI Ke-X Tanggal 19 November 2017 mendatang menjadi moment penting bagi Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat untuk segera menyelesaikan berbagai infrastruktur pendukung pelaksanan kegiatan lomba pesparawi seperti infrastruktur jalan raya, gedung Putih, Gedung Nunusaku, pasar tradisional kota Piru, penyelesaian lampu-lampu penerangan, pembangunan taman kota serta infrastruktur pendukung lainnya.

Bupati Seram Bagian Drs. Moh Yasin Payapo,M.Pd dalam arahannya ketika meletakan peletakan  batu pertama pembangunan gedung baru pasar tradisional kota Piru mengatakan, saat ini pemerintah SBB sementara mengejar pembenahan semua infrastruktur untuk dapat digunakan pada saat moment Pesparawi ke X di SBB.

“Untuk itu, kepada seluruh masyarakat saya berharap untuk dapat mendukung dan menjaga kondisifitas keamanan serta kenyamanan agar target kerja yang dikejar oleh pemerintah Daerah dapat tercapai dengan baik,” harap Bupati.

Sehingga semua peserta kontingan pesparawi dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Maluku ketika datang di daerah ini, mereka merasa nyaman, sekaligus dapat memberi kesan baik terhadap kehidupan masyarakat yang ada di SBB. Pasalnya dari para leluhur telah tercemin nilai kekerabatan, kebersamaan, dan kekeluargaan.

Diakhir arahannya, bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat menjaga nilai-nilai para leluhur yang selama ini menjadi panutan bagi keberlangsungan hidup di bumi saka mese nusa dan nantinya dapat kita wujudkan  untuk memberi kesan positif bagi  para tamu Pesparawi Ke-X nanti, sehingga ketika mereka kembali ke daerah mereka masing-masing, ada banyak kisah yang dapat mereka bagikan kepada keluarga mereka. Himbaunya.

LEAVE A REPLY