PIRU-Sekretaris Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat Mansur Tuharea, SH membuka workshop sosialisasi penyusunan rencana penanggulangan bencana daerah tahun 2018 Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (30/08/2018), bertempat di lantai 2 Ruang Rapat kantor bupati.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Badan Penanggulangan Bencana Nasional dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta PT. Cakra Buana Consultant dan PT. DRR Indonesia selaku mitra kerja.

Turut hadir Staf Ahli Bupati, Kepala Pelaksana BPBD Kab. SBB, Para Narasumber serta Peserta sosialisasi kurang lebih berjumlah 33 peserta terdiri dari perwakilan instansi pemerintah terkait.

Sekretaris Daerah dalam sambutan pembukaan mengatakan, Kabupaten SBB termasuk kawasan rawan bencana, banyaknya bencana yang terjadi mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Serta bencana tersebut dapat memberikan pengaruh negatif terhadap berjalannya roda pemerintahan maupun kehidupan masyarakat.

Dampak negatif dan kerugian bencana pada dasarnya bisa dikurangi apabila kita memiliki perencanaan yang memadai dalam hal penanggulangan bencana.

“pada hari ini kita berkumpul bersama untuk menyusun rencana penanggulangan bencana yang diharapkan mampu menghasilkan arah kebijakan penanggulangan bencana di Kab. SBB, kita semua berharap melalui kegiatan ini, jumlah korban dan kerugian yang diakibatkan oleh bencana alam dapat dikurangi sesedikit mungkin,” Tambah Beliau.

Beliau juga berterima kasih kepada Badan Nasional Penganggulanagn Bencana (BNPB), PT. Cakra Buana Consultant dan PT. DRR Indonesia yang telah memberikan andil kepada Kab. SBB sebagai daerah implementasi dalam penyusunan rencana penanggulangan bencana.

Ia berharap peserta yang mengikuti sosialisasi dapat memberikan komitmen, masukan dan kontribusi dalam penyusunan rencana penaggulangan bencana, sehingga harapan dan tujuan dapat tercapai dengan maksimal.

Selanjutnya beliau meminta kepada Badan Penaggulangan Bencana Daerah SBB agar membantu dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini. Kemudian Badan Perancanaan Daerah, Dinas Sosial, Dinas Keseharan maupun instansi pemerintahan lain yang terkait, agar membantu berjalannya workshop sosialisasi penyusuan rencana penanggulangan bencana.

LEAVE A REPLY