Piru: Sekretaris Daerah Seram Bagian Barat Mansur Tuharea, SH menghadiri penyerahan Bantuan Ekonomi Produktif Masyarakat Daerah Penyangga Kawasan Pelestarian Alam dari Balai Kelestarian Sumber Daya Alam Maluku, yang berlangsung di lantai tiga pertemuan utama Kantor Bupati SBB.

Dalam sambutannya Mansur Tuharea, SH mengatakan sejak zaman nenek moyang di Pulau Ibu, hutan menjadi lahan untuk mencari nafkah kehidupan dalam pemenuhan pangan orang tatua Kita seperti mencari sayur – sayuran dan umbi-umbian dihutan untuk pemenuhan kebutuhan hidup Masyarakat sehari- hari dan itu masih berlangsung hingga saat ini.

 

“Fungsi hutan bagi manusia dirasakan secara langsung maupun tidak langsung yakni menjadi sumber pangan, oksigen, obat- obatan dan tempat hidup berbagai satwa, selain itu hutan juga berfungsi sebagai pola pengatur tata air, kontrol pola Iklim dan Pemanasan Bumi, Ekowisata, pusat pendidikan dan penelitian dan lain sebagainya, karena itu keberadaan hutan harus dipertahankan dan dikelola secara baik. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang diikuti oleh peningkatan kebutuhan Masyarakat dalam pemanfaatan Sumber Daya Alam ( SDA) yang makin pesat dan tinggi, maka kadang pemanfaatan SDA kurang memperhatikan kelestarian serta pemenuhan kebutuhan masyarakat jangka panjang, pasalnya banyak ditemui kerusakan lingkungan seperti pencemaran air dan udara, kerusakan kualitas tanah kebakaran dan kerusakam hutan dan sebagainya.

“Fenomena ini merupakan tanggung jawab Kita bersama dalam upaya perlindungan fungsi hutan baik dari pihak Pemerintah Daerah, Swasta, Lembaga Pendidikan dan juga Masyarakat. Pemerintah Daerah dan Masyarakat Seram Bagian Barat merasa berbahagia karena kedatangan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Maluku beserta rombongan, yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada Masyarakat Seram Bagian Barat, khususnya yang berada di daerah penyangga kawasan suaka alam/kawasan pelestarian alam, yang telah memberikan bantuan akses kawasan konservasi dan peningkatan usaha ekonomi produktif.

“Saya memberikan apresiasi yang sangat besar, sekaligus mengucapkan terima kasih semoga segala bentuk bantuan yang diberikan, bisa menghasilkan manfaat yang sebesar- besarnya bagi Masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat yang Kita cintai bersama ini. Kedepan program- program seperti ini dapat dilaksanakan pada Masyarakat ditempat lain pada wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat, dan kepada Saudara- saudara penerima bantuan harus memanfaatkanlah bantuan yang diberikan dengan sebaik- baiknya, agar dapat memberikan nilai tambah dalam meningkatkan perekonomian keluarga penerima” harap Sekda.

Bantuan yang diberikan oleh BKSDA Maluku kepada 5 Desa di Kabupaten SBB berupa perlengkapan usaha dan uang tunai, dengan perincian, Desa Kaibobu Rp 50 juta, Ariate Rp 25.juta, Waisala Rp.25 juta, Luhu Rp 30 juta, Dusun P Osi( Desa Eti) Rp 20 juta.

LEAVE A REPLY