salah satu ruang kelas Sekolah Alternatif

Piru- Beberapa waktu yang lalu Gempa Bumi 6,8 SR guncang Ambon dan sekitarnya pada Kamis, 26 September 2019, beberapa bangunan Rumah, Sekolah, Kantor mengalami kerusakan. karena itu Pihak sekolah bersama-sama Masyarakat berinisiatif Dirikan Sekolah Alternatif SD Negeri 2 Kairatu di desa Kairatu kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat.

Sekolah didirikan sebagai bentuk sekolah alternatif untuk anak-anak korban gempa di Kec.Kairatu. Tujuan dibangun sekolah alternatif untuk tetap menggiatkan pendidikan dan trauma healing bagi anak-anak korban  bencana gempa bumi di Ambon.

Seminggu yang lalu Sekolah alternatif ini didirikan dan berlokasi di tempat Pengungsian, Kilo 5 Desa Kairatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat.

 

salah satu ruang kelas Sekolah Alternatif

Sejak pagi anak-anak sudah ramai berkumpul untuk mengikuti sekolah alternatif ini. Kegiatan yang dilakukan oleh Pihak  sekolah alternatif ini yaitu mengajak anak-anak bermain, bernyanyi dan belajar. Pendekatan yang dilakukan ialah berupa permainan, dialog dan pendampingan terhadap anak-anak sebelum masuk pada materi pembelajaran yang telah disiapkan oleh pihak Sekolah Alternatif SD Negeri 2 Kairatu.

Anak-anak saat di kelas

Salah seorang warga menuturkan sangat terbantu dengan adanya sekolah alternatif ini, agar anak-anak tidak teringat dengan bencana gempa bumi yang mereka alami. Dan agar dapat lebih meningkatkan pengetahuan anak-anak korban gempa bumi di kec.kairatu.

Sekolah alternatif SD Negeri 2 Kairatu ini belum sepenuhnya berjalan dengan baik karena pihak sekolah masih kekurangan Buku Tulis, Alat Tulis serta perlengkapan belajar mengajar lainnya.

Beliau berharap agar Pemda SBB serta Masyarakat dapat membantu memberikan bantuan berupa perlengkapan belajar mengajar.

Nb : Kepada yang ingin menyumbang perlengkapan belajar mengajar agar dapat menghubungi Leonid Ritiauw (082399691660).

LEAVE A REPLY