Piru : dalam rangka menindaklanjuti surat edaran gubernur Maluku terkait dengan libur masal di masa pandemi virus corona, maka Bupati Seram Bagian Barat Drs. M Yasin Payapo, M.Pd memperingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab SBB untuk tidak meninggalkan daerah. peringatan ini disampaikan Bupati ketika usai kegiatan rapat bersama dengan segenap jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang berlangsung dilantai III Kantor Bupati SBB.
kepada awak media Bupati juga mengatakan “Libur pegawai terkait kasus Corona, adalah kebijakan dirinya selaku pimpinan di daerah. Untuk itu, jika nantinya ada kebijakan utuk libur ASN, maka dirinya dengan tegas meminta para ASN tidak akan bepergian keluar daerah”. tegas Bupati.
selain itu, Bupati juga telah mendapat banyak laporan tentang seringnya pegawai Pemda SBB yang bepergian ke Ambon dan Masohi, setiap akhir pekan.
“Gaji keseluruhan pegawai di Pemda SBB itu 20 miliar perbulan. Dan yang berputar di daerah ini hanya sebagian kecil saja, sedangkan sebagian besar dibelanjakan di luar daerah, yaitu Ambon dan Masohi, untuk itu, saya berharap agar para pegawai tetap berada di daerah, sehingga uang tetap berputar di daerah bukan di daerah lain. Saya sering lihat, setiap hari kamis dan Jumat, banyak pegawai yang sudah pergi ke Ambon dan Masohi. Dan ini msudah mesti di kurangi,” tegasnya Payapo.
selain itu, bupati juga menegaskan agar tiap pejabat, baik eselon II, III dan IV, yang punya keluarga di Ambon maupun Masohi, untuk segera diboyong ke SBB. Jadi tinggal pilih, yang punya keluarga di Ambon dan Masohi, mau bawa keluarga ke SBB, atau pegawai ini di mutasikan ke Ambon itu saja.” Tutup Payapo.

LEAVE A REPLY