Waisarisa – Akibat guyur hujan yang deras mengakibatkan banjir dan terjadi longsor, membawa sejumlah berbatuan dan tanah tertimbun menutupi jalan lintas trans seram Waisarisa-Piru di atas puncak gunung parang. Namun hal tersebut dapat terselesaikan di kerjakan dengan semangat dari sinergitas sejumlah elemen baik Brimobda Maluku Kompi 2 Batalyon B Pelopor, Kapolsek Kairatu Barat, Anggota Polsek dan keterlibatan Anggota Intel TNI serta peran masyarakat Desa Waisarisa.

Gotong royong warga Desa Waisarisa bersama Kapolsek Kairatu Barat Ipda. Jacob Runtutomas. S.Pdk, bersama beberapa Anggotanya membantu membersihkan jalan.

“Kami bekerja sama dan gotong royong ramai – ramai dengan semua elemen dalam bersinergi membersihkan semua halangan di jalan trans seram pada puncak gunung parang dari arah waisarisa menuju ibu kota Kabupaten Seram Bagian Barat di Kota Piru, dari sejumlah halangan di jalan akibat derasnya curah hujan yang mengakibatkan banjir serta sejumlah berbatuan dan tanah longsor sudah dapat kami bersihkan. Sekarang Kendaraan sudah dapat melintasi jalan tersebut dengan baik walau belum mencapai 100% kebersihan yang ada pada jalan tersebut”, kata Runtutomas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Seram Bagian Barat Ir. T.Wattimena ketika dihubungi via seluler mengatakan sudah menjadi tanggung jawab kami dalam tugas, dan atas nama Pemerintah Daerah kami memberikan apresiasi yang luar biasa bagi semua pihak yang turut berperan dan bersinergi.

“Pekerjaan yang seberat atau seringan apapun jika tidak di topang dengan kerja sama dan sinergitas tidak mungkin bisa secepatnya selesai, kami bangga pada Masyarakat Desa Waisarisa, Kapolsek Kairatu Barat, serta Anggota TNI yang terlibat, serta Danki Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Kaupaten SBB yang dengan semangat semua bersama – sama membersihkan jalanan yang tadinya tertimbun berbatuan dan tanah longsor, walau harus menahan dingin dan dan basah karena dihujani saat membersihkan jalan namun dengan semangat demi Rakyat semua bersama – sama dalam melaksanakan bakti tanggap bencana hingga saat ini jalan tersebut sudah bisa di lintasi oleh berbagai kendaraan.” Ucap Watimena

Watimena berharap sinergitas ini terus harus di pertahankan sehingga Daerah kita akan di kenal dengan budaya Kamtibmas yang damai serta hidup orang basudara sesuai selogan Kabupaten ” mari katong bersatu for bikin Bae Negeri.

LEAVE A REPLY